Turnamen Piala Dunia 2026 dan Bedanya Dengan Sebelumnya.

script data-ad-client=”ca-pub-8544101815509973″ async=”” src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”>

Setelah kejuaraan sepakbola piala dunia FIFA di Doha Qatar pada tahun 2022 yang diikuti oleh 32 kesebelasan, di turnamen berikutnya di mana yang menjadi tuan rumah adalah tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko pada tahun 2026, panitia penyelenggara akan menambah peserta dari 32 tim menjadi 48 tim. Itu berarti ada penambahan 16 kesebelasan lagi yang ikut putaran final turnamen kelas tersebut. Dengan bertambahnya tim nasional peserta tentu akan ada perubahan jumlah dari pertandingan. Jumlah group di babak penyisihan (group stage) dari yang sebelumnya ada 8 group bertambah menjadi 16 group. Mulai dari group A hingga group P. Meski groupnya bertambah hingga dua kali lipat, tapi jumlah kesebelasan yang tergabung di masing-masing group justru malah berkurang dari yang sebelumnya ada 4 berkurang jadi 3 tim kesebelasan saja. Dari 48 tim peserta yang turun di penyisihan group akan tersaring yang lolos dari penyisihan group sebanyak 32 kesebelasan untuk lanjut ke pertandingan fase knock out. 32 kesebelasan yang lolos tersebut adalah yang juara dan runner up masing-masing. Dan 1 tim lagi, dari masing-masing group yang berada di posisi ketiga langsung gugur, tidak ikut turnamen lagi. Total 16 kesebelasan langsung angkat koper karena gagal di penyisihan group.
Seandainya itu terjadi, berarti fase knock out jadi bertambah satu dari 16 besar menjadi 32 besar, bisa disebut per enambelas final. Sebelumnya setelah babak penyisihan group, putaran final fase knock out dimulai dari perdelapan final yang diikuti oleh 16 kesebelasan. Nah setelah ada penambahan satu fase knock out, selanjutnya masih seperti biasa yaitu perdelapan final yang diikuti 16 tim lalu perempat final yang diikuti 8 tim, kemudian semifinal dengan empat tim dan terakhir grand final yang menyisakan dua kesebelasan.
Dengan bertambahnya tim peserta turnamen sepakbola piala dunia FIFA tersebut maka terbuka peluang untuk negara-negara yang belum pernah ikut kejuaraan itu. Bagaimana dengan peluang untuk tim Garuda Indonesia ? Segalanya bisa saja terjadi.

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.