Tendangan Penalti Yang Mematikan

Dalam permainan sepakbola, kalau ada pelanggaran yang terjadi di dalam kotak area di depan posisi kiper depan gawang, maka akan terjadi penalti. Bagi kesebelasan yang mendapat hadiah penalti, akan sangat menyenangkan karena kemungkinan besar mendapat gol. Sebaliknya bagi tim yang melanggar akan menerima hukuman mematikan itu yang berakibat kekalahan. Kekalahan akibat tendangan penalti memang menyakitkan. Karena mungkin pelanggaran yang terjadi tidak pantas menerima hukuman itu. Cerita-cerita mengenai tendangan yang pernah disebut dengan dua belas pas ini memang selalu berisi yang kontroversial. Meski sang pemenang disahkan secara resmi, tapi tetap saja yang kalah seperti tidak puas. Beberapa artikel singkat berikut menjadi catatan tersendiri tentang tendangan hukuman itu.

 
1. Pada final piala dunia tahun 1990 di Italia, Jerman Barat menjadi juara dunia sepakbola setelah mengalahkan Argentina dengan gol tunggal dari titik pinalti yang dieksekusi oleh Andreas Brehme. Hingga saat ini, pertandingan final itu satu-satunya yang selesai dengan tendangan penalti.
Baca cerita-2 lain dari Piala Dunia di sini.
2. Tendangan penalti menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi Giuseppe Signori. Bepe, panggilan striker timnas Italia di era 90-an ini terkenal dengan julukan Tendangan Penalti Satu Langkah yang fantastis. Dengan hanya mengambil jarak selangkah saja dari bola yang akan ditendang, Bepe yang selalu menggunakan kaki kirinya alias kidal, selalu sukses menceploskan bola ke gawang lawan.

Giseppe Signori Italia

BEST PENALTY SHOOTER.
Giuseppe Signori, mantan pemain timnas IItalia era 90-an, yang memiliki tendangan penalti kaki kiri yang khas yang disebut dengan “Penalti Satu Langkah”.


3. Tim Samba Brasil dan tim Panser Jerman adalah dua kesebelasan dengan rekor kemenangan adu tendangan penalti yang sempurna. Mereka belum pernah kalah dalam penentuan kemenangan dengan cara yang membutuhkan mental individu pemain sepakbola yang kuat tersebut.
4. Karena sering menjadi kontroversi dan banyak yang kecewa, maka mulai tahun 1996, kemenangan turnamen sepakbola melalui drama adu penalti ditiadakan. Sebagai gantinya, diberlakukanlah sistem sudden death yang terkenal dengan Golden goal. System ini dilakukan untuk menentukan pemenang dengan cara pada saat perpanjangan waktu, jika ada tim yang berhasil menciptakan gol lebih dulu, maka tim itulah yang secara resmi menjadi pemenang dan saat itu juga pertandingan dihentikan.
5. Akibat tendangan penalti juga bisa membuat seorang penjaga gawang menjadi man of the match karena pada saat itu dialah satu-satunya yang menentukan nasib kesebelasan, kalah atau menang.
6. Seorang pemain bahkan pemain bintang bisa saja mengalami trauma berkepanjangan jika dia gagal mengeksekusi tendangan penalti.
7. Hadiah penalti dari wasit memang menjadi solusi demi kemenangan, maka apapun caranya dilakukan agar mendapat tendangan itu, misalnya dengan aksi diving. Aksi diving adalah perbuatan seorang pemain yang dengan sengaja menjatuhkan dirinya di kotak penalti lawan agar terlihat oleh wasit sebagai pelanggaran, padahal pemain yang berpura-pura jatuh itu sedikitpun tidak tersentuh oleh lawannya. Resiko diving adalah jika wasit mengetahuinya maka akan mendapat kartu kuning.
8. Rekor sempurna adu tendangan penalti yang pernah terjadi adalah ketika Jerman mengalahkan Inggris di semi final sepakbola piala Eropa pada tahun 1996. Pada saat itu lima algojo penalti Jerman berhasil melesakkan bola ke gawang Inggris.
Dari Arena Piala EROPA antar negara.
9. Bedanya tendangan penalti ketika pertandingan dengan saat adu penalti adalah jika tendangan penalti yang dilakukan waktu pertandingan biasa membentur tiang gawang atau diblok oleh kiper dan mental ke depan, si algojo boleh menendangnya untuk memasukkan ke gawang. Tapi kalau di adu penalti, bola yang mental karena diblok oleh kiper atau membentur mistar gawang, tidak bisa ditendang lagi oleh si algojo.
10. Juara piala dunia yang ditentukan lewat adu penalti, terakhir terjadi pada tahun 2006 di Jerman ketika Tim Italia berhasil mengalahkan Perancis dengan skor 5-4.

 
Meski sempat diadakan system sudden death untuk menentukan kemenangan tanpa adu penalti, tapi empat tahun kemudian system sudden death itu kembali dihapus, lalu drama adu tendangan penalti di sepakbola diberlakukan lagi sampai sekarang. Tendangan penalti lebih menarik dibanding sudden death ? Yang pasti sepakbola tanpa penalti atau dengan penalti tetap menarik.
 

Negara-2 Yang Pernah Menjuarai Piala Dunia.

HIBURAN MUSIK. dan Lagu Tema Untuk Piala Dunia.

Arena Liga Champion Eropa. Para juara & yang unik-2 lainnya dari sana.

Piala Eropa Antar Negara. Arena sepakbola yang nggak kalah spektakuler dari piala dunia.

AMERIKA, ASIA, AFRIKA DAN … Indonesia dong pastinya ….
 

PLM12.com

Kabar Info Dari Dunia Olahraga lainnya.

Semua Tentang Indonesia.

Dunia Islam

Inspirasi, Motivasi, Tips & Trik

I K L A N P L M 1 2

 


Piala Dunia

Piala Dunia. Pemegang supremasi sepakbola masih dipegang oleh negara-negara dari dua benua yaitu Eropa dan Amerika Selatan. Brasil, Jerman, Italia, Argentina, Uruguay, Inggris, Perancis & Spanyol.

PLM12.com : Info Dunia – Teknologi Terkini – Panorama Indonesia – Dunia Islam – Opini Olahraga Sepakbola – Olimpiade – Asia & Indonesia Sport – Cerita Singkat dari MotoGP – Inspirasi dan Motivasi – Youtube Music Video – Entertainment – Iklan – Sosialita.