Selain Elektrik, Motor MotoE dengan MotoGP Bedanya Apa Lagi ?


MotoGP fans

spedometer

MotoGP itu bukan jenis motor tapi nama acara kejuaraan. Sebuah event lomba balap motor yang dinamakan MotoGP. Mengenai teknis untuk menggerakkan mesin motor, semuanya masih memakai bahan bakar cair yang kita kenal selama ini.
Lalu bagaimana dengan Moto E ? Nah ini salah satu efek dari perubahan teknologi mesin. Kalau tadi telah dijelaskan bahwa motor-motor di lomba MotoGP menggunakan bahan bakar cair, maka MotoE motornya sudah menggunakan energi listrik untuk menggerakkannya. Nama MotoE sendiri itu dibuat hanya untuk membedakan saja dari MotoGP. Istilahnya MotoE masih numpang di acara MotoGP. Itu bisa saja karena masih dalam peralihan dari teknologi lama ke model prototype baru yang menggunakan energi listrik. Tidak menutup kemungkinan di tahun-tahun yang akan datang, kalau balapan sudah 100 persen memakai motor berenergi listrik, nama Moto E dirubah lagi menjadi nama lain oleh penyelenggara kejuaraan yang resmi. MotoGP fans…Sebetulnya motor balap yang sudah ada selama ini di MotoGP juga memakai power listrik, tapi itu terbatas hanya untuk pengapian saja (ignition) dan untuk engine start saja serta komponen elektronik lainya. Jadi bukan untuk penggerak mesin utama. Lalu seperti apa sih gambaran simpelnya ? Oke baiklah ! Contoh sederhana bisa dilihat dari mainan anak-anak, misalnya mobil-mobilan yang pakai baterei. Baterei dicopot, mobil-mobilan nggak akan bisa bergerak kan ? Nah seperti itu jugalah kurang lebih motor MotoE. Jadi motor balap tersebut menggunakan baterei. Kalo batereinya lemah, harus dicas lagi. Contoh lain : HP yang juga memakai tenaga baterei. Kalau baterei low bat, maka harus dicas.

Sumber photo : www.cycleworld.com

Tenaga MotoE juga bersumber dari baterei. Kalau low bat, maka harus dicas juga dan motorpun bertenaga kembali.
Untuk yang berkaitan dengan teknis lain, tentu saja motor Moto E, masih perlu penyesuaian lebih dulu untuk berlomba. Perlu regulasi yang berbeda dari pihak penyelenggara balap motor terutama untuk masalah teknis. Lalu bagaimana kemampuan Moto-E dibanding motor-motor yang sudah ada di MotoGP ? Yang pasti berbeda. Cara yang sederhana untuk mengetahuinya bisa dilihat dari catatan waktu ketika tes uji coba. Semakin singkat catatan waktu yang dibuat dalam satu putaran lap (fastest lap), berarti Moto E lebih baik dari motor MotoGP. Tapi itu dari satu sirkuit saja lho ya. Karena jika diadakan tes lagi di sirkuit lain yang karakternya berbeda dengan sirkuit pertama dan ternyata catatan waktunya malah lebih lama dari motor MotoGP ? Tentu masih ada kelemahan dari motor MotoE. Belum lagi jika balapan berlangsung dalam kondisi hujan (wet race). Dan… yang nggak kalah menarik adalah para pembalap-pembalap MotoGP yang sudah beredar seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Alex Rins dan Andrea Dovizioso serta juga pebalap muda lainnya, ikutan juga harus beradaptasi dengan motor listrik Moto E. Bisa saja peta kekuatan dan persaingan antar pembalap itu jadi berubah drastis. Bisa saja rider-rider juara masa lalu seperti Casey Stoner dan Jorge Lorenzo yang sudah mundur, malah ingin come back lagi, karena penasaran ingin menjajal MotoE juga. Bagaimana dengan The Doctor Valentino Rossi ?.. Hmmm. .segala kemungkinan bisa saja terjadi. Jika memang dia masih turun ikut balapan, tentu kejuaraan balap motor tersebut makin seru.
Teknologi memang sebuah keniscayaan. Seperti hadirnya Smartphone dengan medsosnya, yang seolah “memaksa” orang untuk.memilikinya, perubahan yang terjadi di lomba balap motor pun harus disikapi dengan semangat dari para pebalap. Yang semangat dengan adanya MotoE tersebut, mereka menganggapnya sebagai tantangan baru yang harus dihadapi dan ditaklukkan. Bagaimana dengan yang tidak semangat alias negative thinking ? Resikonya tentu akan tergusur dari persaingan di trek balapan.
 

Balap Motor

Lomba Balap Motor MotoGP
Kejuaraan lomba balap motor Motograndprix diadakan setiap tahun. Penyelenggara balapan level internasional ini menentukan sirkuit-sirkuit yang ada di seluruh dunia. Terbanyak berada di benua Eropa, lalu Amerika, Asia dan Australia. Dengan munculnya teknologi baru, lomba MotoGP akan menampilkan MotoE, yaitu motor balap bertenaga listrik.

Berikut adalah daftar para pembalap yang pernah memenangi lomba balapan ini dalam 20 tahun terakhir.

 

Baca Yang Lainnya :
lomba balap motor

Pembalap-pembalap Yang Pernah Menjuarai Lomba Balap Motor MotoGP : Valentino Rossi (Italia) – Marc Marquez (Spanyol) – Jorge Lorenzo (Spanyol) – Casey Stoner (Australia) – Niki Hayden (Amerika Serikat).

Negara-negara Yang Sering Menggelar Event MotoGP : Spanyol – Qatar – Italia – Jerman – Belanda – Argentina – Perancis – Inggris – Amerika Serikat – Republik Ceko – Malaysia – Cina – Jepang dan Australia. 2 Negara yang terbanyak menjadi tuan rumah adalah Spanyol dan Italia, masing-masing tiga kejuaraan di tiga sirkuit.

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.