Kue Manis Khas Indonesia Yang Kusuka


Entah aslinya darimana kue jadul khas Indonesia, yang pasti…gurih .. gurih dan enak benerr… Serbuan kue-kue jaman sekarang, seperti bolu, biskuit, cake, lapis legit termasuk juga brownies dan lapis talas, ternyata tidak mengurangi selera orang Indonesia sama kue tradisional yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Kue-kue tradisional, bisa dibilang kue jadul alias jaman dulu, memang memiliki cita rasa berbeda dan … memang eeenak loh ! Rasa manis yang berasal dari gula merah, membuat kue tersebut tetap eksis di tengah-tengah serbuan kue-kue yang juga manis tapi bukan berasal dari bahan gula merah. Ini diantaranya :
Gemblong. Kue ini terbuat dari ketan dan seluruhnya dilumuri oleh gula merah yang tidak cair. Dengan rasa manis yang bercampur gurih, gemblong masih banyak dijual di pasar-pasar. Kalau adonan ketannya pulen, semakin enak saja ini kue.
Unti. Kue ini dibungkus dengan daun pisang. Kue unti di bagian dalamnya ada yang berisi potongan kecil pisang, ada juga yang diisi parutan kelapa diaduk dengan gula merah. Rasanya ?…Tentu nikmat. Seperti juga gemblong, maka kue unti adonan bagian luarnya harus pulen, tidak keras tidak juga terlalu lembek.
Bugis. Seperti juga kue unti, kue bugis dibungkus daun pisang. Bedanya kue bugis dengan kue unti adalah : Ukuran kue bugis lebih kecil, bentuknya bulat, dagingnya agak keras dan ada dua pilihan warna, ada kue bugis yang putih dengan diisi parutan kelapa diaduk dengan gula merah, ada kue bugis berwarna ungu kehitaman dengan isinya kelapa diaduk dengan gula putih. Mana yang lebih enak ? Tentu tergantung kesukaan masing-masing.
Surabi. Ada juga yang menamainya kue serabi. Ini kue bentuknya bulat pipih seperti cakram. Kue serabi setelah jadi matang bagian sisi atasnya seperti gosong atau hangus tapi tidak pahit. Sementara sisi bawahnya berwarna putih. Kue surabi dimakan dengan dilumuri gula merah cair. Ada juga yang makannya dengan dicocol ke cairan gula merah.
Lupis. Disebut juga kue lopis. Ini kue sebelum dipotong-potong menjadi beberapa bagian, bentuknya seperti silinder dan dibungkus daun pisang. Tampilan kue lupis di sisinya berwarna hijau muda dan tengahnya berwarna putih. Sama seperti kue surabi, lopis dimakan dengan gula merah cair. Tapi menyantap kue lupis cairan gula merahnya juga ditaburi parutan kelapa.
Klepon. Hati-hati kalau makan kue ini ! Kenapa ? Cairan gula merah di dalamnya bisa muncrat tiba-tiba kena ke hidung. Memang begitulah kue klepon. Modelnya seperti kue bugis, tapi kalau kue klepon bentuknya bulat seperti bola. Warnanya ada yang hijau dan ungu tua. Campuran lainnya selain gula merah yang menjadi isi kue klepon adalah parutan kelapa yang ditaburkan di bagian luarnya.
Dari beberapa macam kue yang telah disebutkan di atas,tidak ada satupun yang dalam pembuatannya mengandung campuran mentega, keju, susu, cokelat dan tepung terigu dan juga telur seperti kebanyakan kue-kue moderen yang berasal dari luar negeri.
Dongkal. Kue ini berwarna putih dan dicampur gula merah. Kue ini cenderung tidak basah dan tidak lengket, tapi tetap empuk.
Rangi. Ini kue punya keunikan tersendiri. Campuran gula merahnya lengket, sehingga ketika membuatnya perlu alat untuk melumuri kue itu dengan gula merahnya.
Pepe. Kue ini tampilannya warna belang-belang. Kombinasi putih, hijau, pink atau merah cokelat hijau putih. Bentuknya kotak dan dibungkus plastik. Kue ini tidak memakai gula merah. Sumber rasa manisnya berasal dari gula biasa.
Satu. Nama kue ini cukup unik yaitu kue satu. Meski banyak tetap saja dibilang satu. Bahan pembuatannya adalah kacang hijau. Meski dibuat dari kacang hijau, kue satu berwarna putih. Kue ini sedikit berdebu karena kering.
Abug. Kue ini mirip seperti kue dongkal.
Dading. Kalau jaman sekarang, kue dading itu sama dengan kue bantal, bedanya hanya bentuknya saja. Rasanya ? Tentu sama dengan kue bantal kecuali kue bantal yang bagian atasnya ditaburi cokelat misis.
Onde. Ada juga yang menyebutnya kue bola. Kenapa ? Karena bentuknya memang bulat dengan permukaannya ditaburi biji-bijian kecil. Kue onde di bagian dalamnya atau isinya ada yang kacang hijau ada juga tepung yang gurih manis kekuningan seperti keju.
Brondong. Atau grondong ? Ini kue biji-bijian yang dimekarkan lalu disatukan dengan cairan gula yang lengket dan dibentuk menjadi kotak persegi ada juga yang berbentuk bulat. Brondong atau grondong ini agak garing tapi tetap lengket.
Putu. : Ini kue malam. Memang dijualnya pada malam hari dalam keadaan hangat-hangat panas. Kalau Anda di malam hari mendengar suara seperti peluit panjang, itulah sang penjual kue putu. Kue putu biasanya berwarna putih dan ada juga yang hijau. Kue putu isinya gula merah. Kalau beli disertai parutan kelapa.
Sagon. Kue ini kalau tidak salah terbuat dari tepung beras.
Putu mayang. Penampakan kue ini seperti mie tapi dibentuk menyatu. Seperti kue tradisional Indonesia lainnya, putu mayang ketika memakannya disertai kuah gula merah.
Cubit. Kalau kue ini sudah mendekati kue-kue moderen. Bahan untuk membuat kue ini adalah tepung dicampur telur lalu dimasak di atas wadah yang terdiri dari cetakan dengan berbagai macam bentuk. Campuran lain yaitu cokelat cair yang dituang ke atas kue tersebut.
Lindri. Bahan dasar untuk kue ini adalah singkong. Dengan campuran adonan tertentu setelah itu dibuat jadi seperti mie lalu di satukan kemudian dipotong-potong. Kue lindri dibuat dalam aneka warna seperti pink, krem, ungu muda, kuning muda dan putih. Kue lindri disajikan dengan parutan kelapa.
Cucur. Kue ini corak dan warnanya khas yaitu bundar seperti topi, warnanya cokelat tua karena pengaruh campuran gula merah.
Dadar gulung. Warna kue ini hijau muda. Isinya adalah parutan kelapa dicampur gula merah.
Misro. Ini adalah singkatan bahasa Sunda yaitu Amis Dijero yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Manis Di dalam. Memang begitulah keadaannya, kue ini isinya cairan kental gula merah. Daging kue ini sama dengan comro, tapi bedanya hanya isinya saja.
Dalam artikel ini hanyalah tulisan tentang kue-kue jaman dulu dan cuma yang manis-manis. Dan hampir semuanya, gula yang dipakai adalah gula merah. Bahannya kebanyakan memang gula merah dan parutan kelapa. Untuk resep dan cara pembuatannya secara detil silahkan search di Google, banyak informasi lainnya di sana. Masih banyak lagi kue-kue khas Indonesia selain yang telah disebutkan di atas yang juga mengundang selera.

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.