Kopi Yang Cokelat Muda Memang Beda Dengan Yang Warnanya Hitam


Ada orang yang minum kopi dengan cara : Begitu sudah tersedia, langsung diminum itu kopinya, langsung habis saat itu juga. Tapi tentu setelah adem. Bukan kopi saat cairannya masih ngebul langsung diseruput habis. Bahayalah untuk tenggorokan dan gigi.
Ada juga yang minum kopi, habisnya bisa berjam-jam. Bisa setengah harian itu kopi baru habis, bahkan bisa seharian. Padahal bikinnya cuma satu cangkir biasa. “Lah bisa begitu yah ?” Orang memang beda-beda. Tapi menurutku, kopi yang hitam dengan kopi yang cairannya cokelat muda itu, ada beda ternyata. Bedanya apa ? Kalau warna sih memang lain yah, hitam sama cokelat muda. Maksudnya kalau kopi yang airnya berwarna hitam, jika terlalu lama nggak dihabiskan bahkan belum diminum sama sekali, rasanya jadi seperti basi. Nggak nikmat deh pastinya. Aroma kopinya yang tadinya khas, sudah banyak berkurang. Kan yang membuat kopi nikmat salah satunya aromanya yang tajam menyengat, bikin orang penasaran. Kopi hitam, kalau sudah dingin, nggak enak. Tapi entah yah untuk kopi yang diseduh tanpa gula. Yang sudah terbiasa dengan kopi pahit minus gula, lebih paham betul tentang ini.
Beda dengan kopi yang jika diseduh, warna airnya cokelat muda. Kopi ini kabarnya sudah dicampur krimer, mungkin juga susu, jadi ada rasa gurih-gurihnya. Dan aroma kopinya ketika sedang diseduh air panas, memang khas kopi juga, tapi tidak setajam dan menyengat seperti kopi hitam. Itu pengaruh campuran tadi. Jadi bukan kopi murni lagi. Apalagi bedanya sama kopi hitam ? Yaitu kalau kopi yang airnya berwarna cokelat muda, selama berjam-jam, bahkan seharian, rasanya masih nggak jauh berubah. Boleh jadi itu pengaruh dari krimer, susu atau zat lainnya. Itu beberapa perbedaannya. Bagaimana dari segi kesehatan ? Kalau urusan ini, perlu penjelasan dari para ahli tentunya. Karena harus ada bukti-bukti ilmiah untuk menjadi referensi. Ada yang bilang, minum kopi bisa bikin kembung perut, maag, jantung berdebar-debar, diabetes, kafein nggak bagus untuk tubuh dll. Kasus-kasus seperti itulah perlu penjelasan yang resmi dari pakar kesehatan.

Breaking Info !
ANDA SEDANG DI :
plm12

Fenomena Sosial – Opini Olahraga – Tips & Trik – Hiburan – Sekilas Info

Lalu bagaimana juga dengan kopi yang diracik lebih spesial lagi dengan peralatan khusus ? Pasti sentuhan rasanya lain lagi dari biasanya. Sebetulnya nggak usahlah yang seperti itu, coba deh kalau Anda beli di toko kopi yang khusus, di mana kita bisa memilih dulu biji kopi dalam keadaan belum digiling. Ada beberapa ukuran biji kopi di toko tersebut. Yang ukurannya lebih besar, tentu harganya lebih mahal. Yang biji kopi ukuran kecil, agak murah harganya. Setelah kita memilih salah satu biji kopi, lalu pelayan toko itu memasukkan biji-biji kopi itu ke mesin penggilingan yang kecil, nggak sampai 10 menit, kalau tidak salah, sudah bisa kita bawa pulang itu kopi bubuk. Sekilo atau dua koligram, tergantung berapa banyak pesanannya. Dan pastinya kopi itu belum belum ada gula dan krimernya. Kopi yang dibeli dan digiling langsung di toko, menurutku rasanya lebih enak dibanding kopi bikinan pabrik atau kopi krimer. Apa kelebihannya ? Terasa lebih kental. Benar-benar kopi..! Tapi ada juga yang kurang dari kopi giling toko. Kekurangannya adalah hasil gilingannya masih ngeres. Itu bubuk kopi masih banyak seperti bubuk serpihan kecil yang bercampur dengan bubuk kopinya. Memang nggak ada masalah sih, hasil gilingan kopi masih ngeres, kurang halus alias kasar. Kalau kopi-kopi yang produksi pabrik kan, sudah nggak ngeres lagi dan bersih. Mungkin ada proses lainnya setelah gilingan pertama. Tapi itu semua sih tergantung selera masing-masing.
Dalam meracik kopi, kini caranya juga bervariasi. Bermacam-macam deh tipsnya. Jaman sekarang, mengolah kopi jadi sebuah seni tersendiri. Ada juga kopi yang penyajiannya tidak diseduh air panas tapi dengan air dingin dan es. Ice Coffee. Yah… apapun itu dan bagaimanapun cara meraciknya, kopi adalah salah satu minuman favorit di seluruh dunia. Di mana-mana, terutama di lokasi yang ramai, pasti banyak penjual kopi. Pedagang kopi keliling, Warung kopi, kedai kopi, kafe, restoran hingga hotel berkelas, pasti ada tempat ngopinya.
“Brooo…kapan nih bisa kumpul-kumpul sambil ngopi..?” “Yuuk…kapan ?”
“Ngupi dulu nyookk..! Suntuk nih”
“Ngopi dulu ngapah, ngopi !”
“Yaah…kirain airnya panas, taunya nggak, sudah terlanjur diseduh nih kopi. hadeuuhhh..ya udah deh, beli lagi ajah .”
“Saya ini kalo belum ngopi, kayaknya susah dapet ide inspirasi..”
“Baiklah.. selamat minum kopi.! Semoga bisa menghasilkan karya yang maksimal !
 

Logo Plm12COM

Opini – Dari Dunia Olahraga – Fenomena – Serba-Serbi – Entertainmen – Gaya Hidup – Kiat-Kiat, Cara-Cara, Tips dan Trik – B L O G

 

Baca Yang Lainnya :

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.