Jakarta Dengan Properti Klasik dan Khasnya Yang Penuh Pesona.


Ada banyak properti klasik dalam bentuk aneka macam bangunan dan juga fungsinya di kota utama Indonesia, Jakarta. Disebut klasik karena bangunan-bangunan tersebut sudah ada berdiri sejak puluhan tahun yang lalu bahkan lebih. Dari model dan gaya bangunannya saja sudah terlihat jadul. Ini beberapa bangunan yang meski terlihat jadul namun gaya klasik tersebut sudah kadung menjadi ikon kota Jakarta bahkan Indonesia. Boleh jadi tidak sespektakuler bangunan-bangunan modern jaman sekarang, seperti pencakar langit, stadion yang futuristik, jembatan yang tinggi. Semuanya adalah destinasi yang menarik di ibukota negeri tercinta ini, berikut diantaranya :
1. Monas. Kependekan dari Monumen Nasional. Ini adalah sebuah tugu. Barangkali kalau jaman now mah sama aja tower. Tinggi Monas adalah 132 meter. Tak jauh dari lokasi ada gedung klasik lain yaitu Istana Merdeka dan Musium Nasional Indonesia atau Gedung Gajah. Monas dibangun pada tanggal yang bertepatan dengan tanggal HUT Kemerdekaan Indonesia yaitu 17 Agustus 1961.
2. Istana Merdeka. Adalah salah satu venue bersejarah, di mana di sana sering sekali diadakan upacara dan aktifitas resmi kenegaraan. Tentunya yang melibatkan orang nomer satu alias presiden Republik Indonesia dan pejabat tinggi yang lain. Tahun berapa Istana Merdeka dibangun ? Menurut sebuah sumber, itu dibangun sekitar tahun 1873. “Waduuh…sudah seratus tahunan lebih yaa ternyata bangunan istana itu”. Benar, maka disebut klasik.
3. Musium Nasional Indonesia. Dinamakan juga Gedung Gajah yang adalah salah satu museum arkeologi yang dimiliki Indonesia. Menyimpan banyak sekali koleksi artefak, benda-benda di jaman kerajaan-kerajaan sebelum berdirinya republik Indonesia. Dibangun tahun 1778 ?…”Wow ! Lebih tua dari Istana Merdeka rupanya.” Berarti usia gedung musium nasional Indonesia itu kurang lebih sudah 240 tahunan (sejak artikel ini ditulis).
4. Jembatan Semanggi. Namanya diambil dari nama sejenis tanaman yang sudah tidak bisa ditemukan lagi di era kekinian, yaitu semanggi. Jembatan ini tidaklah terlalu tinggi. Dengan tiang-tiang penyangganya yang berbentuk khas, bentuknya model huruf V, jembatan Semanggi masih kokoh sebagai fly over di atas jalur jalan Jenderal Sudirman di pusat kota Jakarta. Jembatan yang juga salah satu ciri khas kota Jakarta ini dibuka pada tahun 1962. Berarti umur properti unik tersebut kurang lebih telah 60 tahunan. (Saat tulisan ini dibuat)
5. Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Dengan kapasitas yang bisa mencapai kurang lebih 100 ribu penonton, Stadion GBK lebih sering dipakai untuk pertandingan sepakbola. Sempat dijejali oleh 150 ribu orang yang hadir di sebuah pertandingan sepakbola tingkat nasional. Itu sebuah rekor. Kalau ada event internasional olahraga lain, misalnya Olimpiade musim panas atau Asian Games, GBK pasti menjadi pilihan utama karena ada lintasan atletiknya, juga untuk lomba lari.
6. Musium Fatahillah. Nama resminya Museum Sejarah Jakarta. Kemudian pada tanggal 30 Maret 1974, namanya berganti jadi museum fatahilah. Terletak di Jakarta Kota. Tahun berapa dibangunnya ? Yaitu pada 23 Januari 1707.
7. Stasiun Kereta api Beos. Sudah ada pada tahun 1887, tapi kemudian dibangun kembali pada tahun 1926 dan beroperasi tiga tahun kemudian pada 1929 untuk melayani trayek dalam maupun luar kota. Tidak jauh dari Beos ada tempat-tempat menarik untuk dikunjungi misalnya : Kota Tua alias Kotu dan Museum Fatahillah
8. Pintu Air Manggarai. Bendungan ini jadi pengendalian air sungai Ciliwung yang mengalir dari Bogor Jawa Barat yang menuju/melalui Kota Jakarta. Dibangun tahun 1920. Berarti sudah 100 tahun umurnya. Cukup tua, tapi masih dipercaya untuk mengatur kelebihan air yang masuk Jakarta. Jadi bukan untuk menghilangkan banjir tapi mengarahkan air ke daerah yang lebih rendah.
Itulah 8 bangunan klasik yang masih ada dan masih aktip hingga artikel ini diposting. Yang tertua tentu saja Museum Patahillah. Memang harus diakui, sebagian dari properti-properti klasik tersebut tadi, arsitekturnya bergaya khas Eropa. Maka itu jadi kelebihan dan keunikan tersendiri. Kota Jakarta yang semakin banyak berdiri bangunan-bangunan modern dari berbagai gaya, masih menyimpan pesona akan bangunan-bangunan jaman dulu tersebut.
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.