Ini Kata Ganti Orang Pertama Tunggal versi Gaul dan Resmi Bahasa Indonesia.


Semua kata-kata gaul di bawah ini (kecuali aku dan saya), artinya sama dengan “aku” dan “saya”, yang merupakan kata ganti orang pertama tunggal. Ada beberapa kata yang asalnya dari barat, Timur Tengah, Betawi bahkan hasil evolusi ucapan orang Indonesia sendiri, sama juga plesetan. Dimulai dari yang resmi :
Aku :Ini kata yang benar untuk bahasa Indonesia. Ada dalam kamus. Contoh penggunaan sederhana : “Aku cinta produk-produk buatan Indonesia”
Akooh :Sebuah kata gaul yang aneh tapi ada. Populer juga di percakapan sosial media misalnya WhatsApp.
 
Baca Lebih Banyak : Kumpulan Kata Istilah Gaul Yang Muncul dan Terpengaruh Hadirnya Teknologi Komunikasi Ponsel dan Smartphone.
 
Aq :Entah kenapa yang tadinya “aku” berubah jadi “aq” (Baca : akyu). Ini juga kata gaul yang aneh tapi nyata ada. Pengaruh ketik mengetik di chatting sosmed mengkin juga yang membuatnya jadi begitu.
Ana :Asal kata ini dari bahasa Arab. Digunakan secara 100 % sama oleh beberapa kalangan di Indonesia untuk berkomunikasi. Kata “ana” ini dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat. Dari kalangan muda hingga orangtua.
Ane :Kata ini aslinya “ana” yang berasal dari bahasa Arab. Tapi orang-orang suku Betawi di wilayah tertentu mengucapkannya jadi “ane”. Misalnya : “Mohon maaf ye bang, ane besok ngga bisa hadir.”
Aye :Kalau ini asli kata dari etnik Betawi. Sempat terkenal diucapkan dalam lirik lagu-lagu duet legendaris tahun 70-an, Benyamin Sueb dan Ida Royani.
Daku :Kata gaul ini juga biasanya ada digunakan dalam syair dan lirik lagu-lagu. Misal : “Maafkan Daku …”
Diriku :Ini juga digunakan khusus dalam syair dan lirik lagu-lagu. Meskipun begitu tentu beda dengan “daku”, karena untuk situasi ekspresi yang berbeda. Misalnya : “Jangan Tinggalkan Diriku Seorang …” (Misalnya…)
Gua :Ini sebuah kata gaul. Digunakan hanya antar orang yang seumur saja, teman yang dikenal dan sudah sangat akrab. Jika diucapkan ketika bicara dengan orang yang lebih tua dan belum dikenal, tentu tidak sopan. Apalagi diucapkan ketika bicara dengan orangtua sendiri seperti bapak dan ibu. Sangat tidak baik.
Gue :Ini juga sebuah kata gaul tapi berubah karena diucapkan bergaya etnik Betawi, dari “gua” menjadi “gue”. Hanya untuk pembicaraan antar orang yang seusia saja, kawan dekat yang dikenal. Sangat tidak sopan digunakan ketika bercakap-cakap dengan orang yang lebih tua dan belum dikenal. Apalagi ketika bicara dengan orangtua sendiri seperti ayah dan ibu.
Go’ut :Salah satu bahasa gaul yang untuk kalangan anak muda saja. Kata ini kata gaul gaya lama, gaya jaman 70-an.
Gw :Ini sebetulnya sama dengan “gue”, hanya karena pengaruh sosial media di mana para pengguna ada yang ingin cepat mengetik, maka asalnya “gue”, hurup u dan e nya diganti dengan “w”, jadilah “gw”. Typo atau kesalahan mengetik di percakapan sosial media, semakin dimaklumi. Yang penting sudah saling mengerti maksudnya.
Hamba :Ini kata ganti orang pertama tunggal tapi diucapkan saat berkomunikasi dengan yang sangat berkuasa. Kedudukan yang mengucapkan kata hamba ini sangat lemah dan rendah. Contoh : “Ya Allah, ampunilah dosa hamba-Mu yang kurang bersyukur ini.”
I :Ada juga orang Indonesia dari kalangan tertentu yang mengucapkan kata yang hanya satu hurup ini untuk bergaul. Asal kata “I” berasal dari bahasa Inggris. “I” dibaca “ay”.
 
Baca Lebih Lengkap Di Sini ! Kata Gaul Asli Dari Bahasa Inggris.
 
Kita :Kata ganti orang ini sebetulnya kata resmi bahasa Indonesia yang bentuknya jamak. Tapi ada juga yang mengucapkan kata ini jadi seperti kata “saya”, jadi tunggal.
Ogut :Ini bentuk asli dari “go’ut” yang telah disebutkan di atas. Salah satu kata gaul gaya tahun 70-an yang dipakai oleh kelompok anak muda saja.
 
Baca Lebih Lengkap Di Sini ! Fenomena Kata Gaul di Era Jadul alias Jaman Dulu.
 
Saya :Selain “aku” kata ini juga merupakan kata resmi bahasa Indonesia yang ada dalam kamus.
Baiklah itu beberapa kata ganti orang pertama tunggal versi gaul dan juga yang resmi bahasa Indonesia.
 

Logo Plm12COM

Opini – Dari Dunia Olahraga – Fenomena – Serba-Serbi – Hiburan – Gaya Hidup – Kiat-Kiat, Cara-Cara – Blog – Website – Media Sosial – Iklan.

 

Daftar Artikel Terkait :

Dalam pergaulan sehari-hari, selain memakai kata-kata yang resmi seperti yang ada dalam kamus, masyarakat & juga komunitas tertentu menggunakan kata-kata & istilah yang tidak resmi, bahkan ada komunitas ekslusif memakai kata-kata dan istilah yang terdengar asing, meski akhirnya diterima dan dimengerti juga kemudian menjadi istilah sehari-hari. Kata-2 yang dipakai sehari-hari itu ada yang menyebutnya dengan istilah atau kata-kata gaul. Kata-kata dan istilah, dari waktu ke waktu akan terus mengalami perubahan. Yang bisa mempengaruhi perubahan istilah & kata-kata antara lain : Bahasa asing yang masuk, bahasa daerah yang unik, lucu dan enak diucapkan, teknologi komunikasi, komunitas tertentu yang menciptakannya, promosi produk di acara di media informasi yang ditayangkan berulang-ulang dalam waktu lama dan lainnya yang membuat istilah dan kata-kata jadi berubah. Hal-2 yang mempengaruhi perubahan istilah kata-kata gaul tadi ada yang saling berhubungan. Banyak dari kata-kata gaul & istilah sehari-hari yang digunakan di masyarakat, sudah jarang bahkan tidak pernah dipakai lagi. Entah karena sudah ada penggantinya atau memang sudah terlupakan. Tapi nggak sedikit juga ada kata-kata yang pernah ada di masa lalu, dipakai lagi di jaman sekarang.

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.