Bagaimana Cara Menghitung Poin Untuk Jadi Juara MotoGP ?


Fans MotoGP,

Untuk menentukan siapa pembalap yang menjadi juara dunia lomba balap motor MotoGP adalah dengan melihat nilai akhir klasemen. Bagaimana caranya ? Misalnya kejuaraan balap motor ada 17 seri dalam setahun. Nah, setelah balapan seri terakhir yaitu seri ke 17 usai, barulah bisa ditentukan siapa yang berhak menjadi juara dunia. Tentu dilihat dari pembalap yang nilai atau poinnya paling banyak yang diperoleh dari seri-seri lomba yang diikutinya sejak seri pertama. Pembalap yang berhasil menjuarai satu seri, akan mendapat poin 25. Kalau ada satu seri lainmya dia menangkan juga, jadi total poinnya adalah 50 dan seterusnya. Jika ada pembalap yang sukses menang di 17 seri yang digelar, maka poinnya adalah : 25 X 17 = 425 poin Untuk selengkapnya urut-urutan besar nilai poin juara seri adalah sebagai berikut :
1. Juara pertama mendapat poin 25.
2. Runner up atau yang juara kedua adalah 20
3. Lalu rider yang finish urutan ketiga poinnya 16
4. Untuk juara ke empat adalah 13
5. Dan yang finish kelima dapat 11. Sebetulnya juara ke 6 sampai ke 10 juga dapat nilai poin, tentu lebih kecil lagi.yaitu : Finish ke-6 dapat poin 10, Finish ke-7 dapat poin 9, Finish ke-8 dapat poin 8, Finish ke-9 dapat poin 7, Finish ke-10 dapat poin 6, Finish ke-11 dapat poin 5, Finish ke-12 dapat poin 4, Finish ke-13 dapat poin 3, Finish ke-14 dapat poin 2 dan Finish ke-15 dapat poin 1.
Oke, tapi meski penentuan juara dunia balapan dilihat dari nilai akhir klasemen, bisa juga terjadi kondisi yang berbeda seperti yang berikut :
Kalau seorang pembalap point nya sudah unggul jauh dari peringkat kedua, dan kejuaraan lomba MotoGP masih menyisakan beberapa seri lagi, namun dia sudah resmi jadi juara dunia. Loh kok bisa ? Begini, misalnya pembalap A yang menempati peringkat pertama di klasemen sementara, telah mengumpulkan poin 250, sementara pembalap B yang berada di peringkat dua klasemen sementara, baru mengumpulkan poin 150. Berarti selisih nilai antara rider A dengan B adalah 100. Sementara sisa seri balapan masih ada tiga lagi. Nah, seandainya B berhasil memenangkan tiga seri sisa tersebut, maka dia bisa dapat poin 75. Berarti poin pembalap B menjadi 225. Itu artinya pebalap A yang poinnya 250, masih unggul 25 dari si B. Itupun kalau pembalap A tidak finish di tiga seri pamungkas tersebut. Andaikan rider A finish juga, poinnya pasti jadi lebih dari 250. Jadi kemenangan rider B di tiga sisa seri, tidak berpengaruh lagi, dalam arti rider A tetap menjadi juara dunia. Lomba balap MotoGP itu sama juga kompetisi. Bukan turnamen yang kalau kalah langsung tersingkir, tidak ikut lomba lagi. Musim balapan dalam setahun, berlangsung dalam beberapa seri. MotoGP biasanya ada 17 seri. Bila seorang pembalap kalah di seri pertama atau pembukaan bahkan tidak finish, tentu masih ada banyak peluang untuk menang di 16 seri selanjutnya. Berikut ada dua kondisi yang mungkin akan sulit terjadi, yaitu :
1. Seorang pembalap menang terus. Dari 17 seri yang ada dalam kalender musim balapan, dia dapat podium satu terus. Bila seorang bisa memenangkan semua seri seperti itu, sangat luar biasa sekali. Di lomba balap motor MotoGP belum ada pembalap yang menang mutlak begitu.
2. Jadi runner up terus tapi berhasil jadi juara dunia. Artinya pembalap ini tidak pernah sekalipun memenangkan seri balapan. Bisakah terjadi begitu ? Ini bisa saja terjadi tapi dengan syarat, pembalap lainya yang memenangi beberapa seri, beberapa kali gagal finish di seri balapan lainnya. Jadi poinnya kalah oleh pembalap yang runner up terus tadi. Tapi bagaimanapun belum ada dalam sejarah balap MotoGP, seorang rider selalu tampil runner up terus dalam satu musim kejuaraan balap.

plm12

Baiklah MotoGP mania, demikian cara menentukan juara dunia balap motor MotoGP. Selain juara dunia untuk pembalap, ada dua kategori lain yang diperebutkan yaitu juara dunia kategori tim dan konstruktor.
 
Lebih Lengkap Tentang Juara Konstruktor dan Tim. Sentuh Di Sini.
 
Mungkin saja di waktu mendatang ada regulasi baru lagi tentang bagaimana cara perhitungan nilai atau poin untuk juara dunia balapan motor tersebut.
 

Balap Motor

Lomba Balap Motor MotoGP
Kejuaraan lomba balap motor Motograndprix diadakan setiap tahun. Panitia penyelenggara balap otomotip tingkat dunia ini menentukan sirkuit-sirkuit yang ada di seluruh dunia. Yang terbanyak berada di wilayah Eropa, lalu Amerika, Asia dan Australia. Motograndprix atau MotoGP adalah pengganti lomba GP500 yang pada tahun 2001 sudah tidak dilombakan lagi.

Berikut adalah daftar para pembalap yang pernah memenangi lomba balapan ini dalam 20 tahun terakhir.

 

Baca Yang Lainnya :
lomba balap motor

Pembalap-pembalap Yang Pernah Menjuarai Lomba Balap Motor MotoGP : Valentino Rossi (Italia) – Marc Marquez (Spanyol) – Jorge Lorenzo (Spanyol) – Casey Stoner (Australia) – Niki Hayden (Amerika Serikat).

Negara-negara Yang Sering Menggelar Event MotoGP : Spanyol – Qatar – Italia – Jerman – Belanda – Argentina – Perancis – Inggris – Amerika Serikat – Republik Ceko – Malaysia – Cina – Jepang dan Australia. 2 Negara yang terbanyak menjadi tuan rumah adalah Spanyol dan Italia, masing-masing tiga kejuaraan di tiga sirkuit.

3.

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.