Tiga Kali Juara Secara Beruntun di Piala Champions Eropa

Jika ada klub yang berhasil memenangi gelar juara piala Champions Eropa, pastinya menjadi tanda puncak prestasi tim yang bersangkutan. Selain merebut juara, ada lagikah yang lebih dari itu ? Ada ! Yaitu kesebelasan yang sukses mempertahankan gelar juaranya di tahun berikutnya untuk kedua kalinya dan secara beruntun. Itu pertanda tim yang juga berhasil dan tentu lebih baik. Lalu, bagaimana dengan sebuah kesebelasan yang berhasil memenangi kejuaraan piala Champions sebanyak tiga kali secara berturut-turut ? Itu lebih istimewa lagi. Itulah yang disebut dengan hattrick. Apa yang dimaksud dengan hattrick ? Aslinya istilah kata ini adalah untuk sebuah pertandingan kriket, lalu dipakai di sepakbola untuk seorang pemain yang berhasil membobol gawang lawan sebanyak tiga kali dalam satu pertandingan. Belakangan kata hattrick tersebut digunakan juga untuk orang atau tim yang berhasil jadi juara tiga kali secara beruntun, selama tiga musim. Sebuah kesebelasan yang berhasil mencetak hattrick memang pantas disebut-sebut sebagai jawara. Artinya kesebelasan tersebut memang tampil oke, konsisten mempertahankan irama permainan dan performance dan selalu kompak di semua lini. Di pentas sepakbola Eropa Liga Champions dari sekian banyak klub yang pernah menjuarainya sejak event ini digulirkan ternyata baru ada tiga klub saja yang sudah pernah juara tiga kali secara beruntun. Tim mana saja mereka ? Asal Inggriskah ? Atau Italia ? Ini diantaranya yang sudah tercatat ! Dimulai dari :
1. Real Madrid. Di liga lokal negaranya yaitu Primera Spanyol, El-Real (julukan Real Madrid) juga disebut jawara. Kenapa ? Sehebat apa sih sepakbolanya Real Madrid ? Ini data statistiknya untuk Piala Champions Eropa : El Real adalah klub sepakbola yang paling rakus dalam melahap titel tertinggi persaingan antar klub top di UEFA. Real Madrid yang homebasenya ada di ibukota Spanyol ini total sudah 13 kali juara. Berapa kali hat trick yang telah dibuatnya ? Sudah dua kali !!… Yaitu pada tahun 1956, 1957, 1958 dan pada tahun 2016, 2017 dan 2018. Hattrick yang terakhir didapat ketika ditukangi oleh pelatih Zinedine Zidane asal Prancis yang nota bene adalah mantan pemain Madrid juga. Bisa dibilang sangat sulit bagi tim Eropa lain untuk menyamai prestasi Los Galacticos di UCL. Untuk menjadi juara sekali saja, kesebelasan lain sudah harus bekerja keras berlatih dan tampil stabil, apalagi harus mencetak tiga kali kemenangan beruntun alias hattrick. Meski segalanya bisa saja terjadi.
2. Ajax Amsterdam. Sepakbola negeri Kincir Angin alias Belanda sudah lama tidak mewakili klubnya di deretan para juara piala Champions. Yang terakhir mereka diwakili oleh klub Ajax Amsterdam yang berhasil jadi juara pada tahun 1995. Tapi masa jaya-jayanya tim dari ibukota Belanda itu berlangsung di tahun 70-an. Ajax sukses juara dan mencetak hattrick di tahun 1971, 1972 dan pada tahun 1973. Di masa itulah gaya sepakbola terkenal dan style menyerang dari Belanda yang dinamakan dengan Total Footbal sedikit banyak berpengaruh terhadap gaya permainan klub Ajax ketika bertanding di lapangan hijau.
3. Bayer Munchen. Klub papan atas Jerman yang sekaligus juga langganan juara Bundesliga Jerman ini paling konsisten di negeri Uber Alles. Untuk arena Piala Champions Eropa, Der Bavarians sudah pernah memenangi kejuaraan sebanyak lima kali. Dari lima gelar itu diantaranya mereka juga pernah mencetak hattrick juara pada tahun 1974, 1975 dan 1976. Seperti juga Belanda, di masa itu sepakbola Jerman memang sedang berada di topnya. Fi tahun 1974 timnas Jerman Barat juga menjuarai piala dunia FIFA.
Oke, dengan demikian, sepanjang sejarah dari yang pertama kali, baru ada tiga klub yang pernah membuat hattrik juara piala Champions Eropa. Inggris yang meskipun klub-klubnya paling banyak memenangi liga UCL tapi belum ada satupun yang pernah membuat hattrick. AC Milan yang sudah tujuh kali juara Champions belum pernah membuat hattrick.
Untuk menjadi kampiun di UEFA Champions League alias Liga Champions memang harus bersaing ketat dengan kontestan lain. Sepakbola memang semakin sengit persaingannya. Klub-klub lain terutama yang belum pernah meraih titel Champions pasti juga mau menjadi juar a. Lalu bagaimana caranya agar sebuah kesebelasan berhasil mencetak hattrick ? Yang pasti caranya tidak mudah karena butuh kerja keras dari sebuah tim dari mulai official sampai pemain hingga organisasi. Kalau semua yang terlibat, 100 persen kompak, tidak mustahil pencapaian itu akan terwujud.
 

Bola Yang Lainnya :

10 Cara agar Blog dan Website Mampu Bersaing di peringkat SERP Google Yang Semakin Ketat

Menempati posisi teratas halaman pertama di hasil pencarian Google atau SERP, kependekan dari Search Engine Result Page adalah keinginan semua pemilik blog dan juga website. Dengan bertenggernya sebuah blog ataupun website di posisi teratas atau minimal lima posisi teratas di hasil pencarian Google, tentu saja peluang untuk mendapat klik lalu kunjungan dari visitor jelas lebih besar. Bagaimana tidak ? Setiap orang yang mengetikkan atau memanggil sebuah kata kunci untuk mendapatkan barang atau informasi melalui Google, yang tampil pertama kali dan teratas adalah blog atau website kita. Namun tidak seperti beberapa tahun yang lalu, sekarang-sekarang ini untuk bersaing menempati peringkat teratas di halaman pertama Google, memang harus diakui semakin berat, terutama bagi website yang baru. Kenapa ? Karena di internet sudah banyak sekali blog dan website yang telah ada beredar dan dengan begitu secara otomatis kata-kata atau keyword yang berhubungan dengan suatu tema atau niche sudah terdaftar atau terindeks oleh Google.
Ditambah lagi dengan menjamurnya vlog yaitu blog yang berbasis video di Youtube yang akhirnya bisa memecah perhatian netter dari blog biasa ke vlog. Bisa Anda temukan begitu banyak blog dan website yang sudah ada di internet dengan temanya masing-masing. dari mulai berita, tentang blog itu sendiri, kesehatan, olahraga, life style, tema religi dan banyak lagi. Mereka itu semua sudah bertahun-tahun malang melintang di internet. Karena sudah lama di dunia maya, Google tentu lebih mengutamakan blog atau website mereka itu terutama yang rutin update. Lalu bagaimana caranya agar supaya blog dan website yang baru bisa bersaing di internet khususnya yang ingin menempati posisi bagus di hasil pencarian alias SERP Google ? Masih adakah peluang untuk berhasil ? Tentu saja ada ! Meski tentu pula dengan cara yang berbeda. Yang pasti … Dengan kerja keras !! Detailnya ?
Oke berikut aku share beberapa cara agar blog baik yang baru maupun website yang sudah agak lama, bisa bersaing di peringkat hasil pencarian Google alias SERP. Meski sebetulnya ini adalah cara-cara lama tapi Anda harus yakin, ini masih berlaku. Tentunya dengan beberapa penyesuaian agar selaras dengan perkembangan teknologi internet yang terus berubah, yaitu :
1. Buatlah artikel bagus dan bermutu. Akan lebih baik lagi artikel yang menjadi solusi permasalahan banyak orang. Kenapa harus membuat artikel bagus dan bermutu ? Sejak jaman awal-awalnya keberadaan blog dan website, yang namanya konten itu memang raja dan hingga kini sebuah konten yang berkualitas, meskipun pertamanya tidak terlalu bagus di mata Google, tapi kalau secara kebetulan orang banyak yang membutuhkan informasi dari isi konten tersebut, akhirnya Google pun “ikut-ikutan” menilai artikel tersebut sangat bagus dan mendapat rekomendasi untuk bersaing di peringkat SERP lebih baik lagi. Sekali lagi, ciri-ciri artikel yang bagus itu harus informatif dan bisa menjadi solusi bagi banyak orang yang memerlukan. Satu hal lagi, meski artikel Anda baru dipost, tapi karena rangkaian kata-katanya menarik dan enak dibaca, malah bisa lebih banyak orang yang terhibur dan akhirnya banyak yang berkunjung ke blog Anda. Bahkan bisa menjadi viral. Di sini kreativitas blogger sangat ditunggu-tunggu oleh pembaca.
2. Tulislah artikel minimal sebanyak 1000 kata. Meski persaingan SERP sudah makin berat, tapi artikel yang isinya lebih dari 1000 kata tetap menjadi syarat utama bagi Google untuk menilai bagus atau tidaknya sebuah blog atau website. Konten yang isinya lebih dari 1000 kata di mata search engine tetap lebih baik dibanding dengan artikel yang isinya sedikit. Dengan syarat jangan asal isinya banyak saja lho ya ! Tapi nggak karuan, banyak kata-kata yang diulang-ulang dan akhirnya jadi berkesan lebay. Buatlah artikel secara natural, apa adanya. Artikel yang Anda buat tersebut kemungkinan besar memang sudah ada di internet, tapi perlu diketahui, yang namanya internet itu bisa berubah setiap saat. Bisa saja beberapa artikel yang isinya mirip dengan yang Anda buat tadi, karena ada sesuatu hal, dihapus oleh pemiliknya atau dibanned oleh pihak Google karena melakukan sebuah pelanggaran. Nah dengan dibanned nya artikel tersebut, itu sebuah peluang untuk artikel Anda naik peringkat Google dan bisa masuk menggantikannya bahkan bisa lebih baik. Postinglah artikel secara rutin. Kalau tidak sempat menulis artikel setiap hari, bisa seminggu dua kali atau seminggu sekali. Yang penting rutin menerbitkan artikel sesuai jadwal.
3. Artikel List. Apa yang dimaksud dengan artikel list atau list article ? Artikel list adalah artikel yang isinya daftar tentang segala macam hal. Misalnya artikel dengan judul “10 Cara Bagaimana Agar Sukses Ngeblog..” atau “16 Langkah Untuk Menjadi Sukses Sebagai Youtuber” dan lain-lain sesuai dengan tema yang ditulis. Contoh lainnya seperti artikel yang sedang Anda baca ini. Sebuah artikel list selain ramah dengan system algoritma Google, juga banyak disukai oleh pembaca karena sifatnya yang sederhana dan informatif. Buatlah artikel list dengan 10, 16 atau 25 opsi. Ketiga jumlah tersebut sangat Google friendly, meski nggak menutup kemungkinan jumlah lain juga bisa, tapi 10, 16 dan 25 sudah dan masih terbukti hingga sekarang. Dan jangan lupa ! Seperti biasa targetkan bikin artikel minimal 1000 kata, lebih banyak dari itu akan lebih bagus.
4. Sertakan infografis. Maksudnya adalah menyertakan foto atau gambar di setiap artikel. Jika perlu dan ada waktu, buatlah channel video di Youtube, lalu embed ke artikel di blog. Apa manfaat foto dan gambar yang disertakan di artikel ? Jelas sekali artikel dengan foto atau Video Youtube lebih menarik dibanding konten yang isinya hanya teks saja. Tapi dengan catatan jangan terlalu banyak foto dan gambar yang diupload. Disarankan cukup dua foto saja. Dan khusus untuk blog yang disertakan video Youtube di dalamnya, akan jadi kelebihan tersendiri, karena kalau Anda suatu saat akan beralih jadi seorang youtuber atau mengelola vlog, maka video yang telah tampil di konten blog biasa tadi sudah ada banyak penontonnya. Seperti diketahui di jaman sekarang, internet tanpa video seperti kurang lengkap dan menarik. Bisa dilihat dalam keseharian, banyak orang yang sedang asik dengan smartphonenya itu kebanyakan sedang nonton video di internet. Jadi memang salah satu cara untuk bersaing di dunia internet perlu diselipkan hiburan di dalamnya. Dalam hal ini kreatifitas sangat diperlukan.
5. Promosi terus menerus tanpa henti. Anda pasti seringkan melihat iklan sebuah produk yang sudah laku tapi masih terus memasang iklan ?. Nah ! Produk yang laku saja masih terus beriklan, apalagi yang belum laku dan belum terkenal. Aku pernah mendengar cerita seorang yang sukses berjualan sebuah produk lewat media sosial Facebook. Ketika ditanya bagaimana caranya dia bisa begitu berhasil ? Jawabannya sangat sederhana : “Jangan pernah bosan untuk ngeShare di FB !” Simpel sekali bukan ? Memang yang namanya ngeShare berulang-ulang itu pekerjaan yang bikin bosan, apalagi produk kita belum ada yang beli juga. Tentu saja kondisi dia berbeda dengan blogger atau pemilik website, tapi promosi berulang-ulang itu sangat perlu dan itu berlaku untuk usaha apapun, termasuk untuk blog dan website. Di situlah tantangannya !
6. Jangan copy paste. Nyontek 100 persen artikel orang lain tanpa ijin dari yang punya adalah sebuah pelanggaran. System Google sebagai search engine terkini sudah bisa dengan mudah mendeteksi apakah itu artikel hasil copy paste atau artikel asli. Meski sekarang ini mungkin tidak ada hukuman untuk artikel hasil copy paste tapi system Google secara otomatis akan mengabaikan artikel tersebut dengan cara tidak mengindeksnya. Misalkan saja terindeks juga tapi posisi SERP nya tentu berada di urutan yang luar biasa jauh terbawah. Tentu itu jadi kerugian besar bagi sebuah blog dan website karena tidak bisa online dengan maksimal di internet.
7. Blog satu tema dan banyak tema. Silahkan saja pilih salah satunya ! Kedua jenis blog tersebut memiliki peluang untuk berhasil. Tapi khusus untuk yang blog dengan banyak tema atau istilah ngetopnya blog gado-gado, Anda harus membuat lebih banyak lagi artikel. Misalnya kalau dalam blog dengan satu tema atau blog niche memiliki 50 artikel maka untuk sebuah blog gado-gado butuh artikel sebanyak 250 artikel. Kurang lebih begitulah perbandingannnya.
8. Belilah nama domain sendiri. Buatlah blog atau website dengan domain yang berbayar, itu yang disebut dengan Top Level Domain atau TLD. Misalnya Andaaa.com, akuu.id dan lain-lain. Itu yang disebut dengan domain berbayar. Jangan membuat blog di domain yang gratisan, kecuali kalau memang cuma untuk belajar. Jika Anda memiliki blog dengan domain berbayar, maka Google ataupun semua pengunjung akan menganggap blog atau website Anda benar-benar serius dan profesional. Peluang untuk rangking yang bagus di search engine jauh lebih baik dibanding domain yang gratisan. Berbeda dengan yang gratisan yang namanya masih numpang di domain lain, misalnya Andaaa.wordpress.com atau akuu.blogspot.com. Siapkan nama domain yang menurut Anda matching dengan tema blog atau website. Jangan gunakan nama yang terlalu panjang atau sulit diingat.
9. Untuk blog atau website baru. Jangan dulu menargetkan mendapatkan uang dalam waktu dekat. Tidak ada yang instan untuk sebuah kesuksesan. Seperti telah disebutkan di awal, persaingan di menempati peringkat SERP di Google sekarang ini sangatlah ketat. Jalani saja ngeblog dengan terus mengupdate konten dengan membuat artikel-artikel baru yang menarik para pembaca.
10. Informasi terkini. Ikuti terus perkembangan dunia blog dan website dari sumber yang terpercaya, misalnya WordPress dan Google sendiri. Dengan mengetahui akan perkembangan terupdate tentang internet, Anda akan bisa melakukan strategi pengembangan ngeblog atau website secara terarah.
Oke ! Demikianlah 10 cara agar blog dan website bisa bersaing di peringkat hasil pencarian Google atau SERP. Seperti yang telah disebutkan di atas, cara-cara tersebut memang 100 persen cara lama tapi kalau Anda jalani secara konsisten, masih sangat efektif. Hanya ada beberapa yang dimodifikasi dan disesuaikan dengan perkembangan internet. Semoga sukses !
 

10 Tempat Penginapan Waktu Liburan. Yang Enak Di Mana ?

Malam hari adalah saatnya istirahat, tidak terkecuali sewaktu liburan di kawasan wisata. Untuk bermalam, ada beberapa macam atau boleh juga dibilang jenis, untuk sebuah tempat menginap. Entah itu memang untuk beberapa malam ataupun untuk satu malam. Umpamanya ketika masih setengah perjalanan menuju tempat tujuan, hari sudah gelap, jadi tiada pilihan kecuali harus istirahat dulu dan perjalanan dilanjutkan esok harinya. Demikian pula ketika memang sedang berkunjung ke lokasi wisata yang jauh dari rumah dan harus menginap beberapa hari, biasanya tempat-tempat untuk bermalam ada tersedia di lokasi tersebut. Nah berikut beberapa jenis tempat menginap, baik yang bertebaran di sebuah tempat wisata ataupun yang mandiri, dalam arti tidak berada di sekitar lokasi piknik :
1. Motel : Tempat untuk bermalam ini tidak begitu terkenal di Indonesia, tapi memang dibangun untuk tempat menginap. Tidak seperti gedung bertingkat, motel hanya satu lantai. Bisa dibilang tempat yang biasanya untuk persinggahan tersebut adalah miniaturnya sebuah hotel.
2. Resort : Ini adalah istilah asing yang artinya tempat beristirahat. Resort itu seperti juga villa yang banyak di daerah-daerah wisata, jauh dari bisingnya kota. Harga sewa resort tergantung lokasinya. Kalau resort yang ekslusif dengan pemandangan yang paling indah tentu lebih mahal dibanding resort yang lain.
3. Ranch : adalah istilah bahasa asing untuk menyebut sebuah perkebunan dan peternakan. Meski begitu tempat yang luas ini biasa dijadikan tempat beristirahat ketika berlibur karena ada sebuah rumahnya dengan fasilitas bernuansa liburan. Ranch ini memang tempat istirahat liburannya kelas tersendiri. Kalau di Amerika Serikat biasa dijadikan tempat berlibur para pejabat tinggi, misalnya presiden dan menteri.
4. Bungalo : Kalau dalam kamus bahasa Indonesia istilah ini sama juga dengan villa yaitu tempat untuk beristirahat ketika liburan. Dibangun di daerah yang jauh dari kota yang ramai. Biasa ada di kawasan pegunungan atau pantai. Kata bungalo memang sangat jarang digunakan untuk pergaulan sehari-hari.
5. Villa : Tempat menginap ini paling populer di Indonesia. Sama seperti resort dan bungalo, sebuah villa berbentuk seperti halnya rumah dengan fasilitas antara lain : Kolam renang, taman bermain dan fasilitas refreshing lainnya. Pemilik villa ada yang menggunakannya khusus untuk acara keluarga sendiri ketika liburan. Tapi ada juga yang memang khusus disewakan untuk umum. Villa bisa juga digunakan untuk acara pertemuan.
6. Cottage : Kalau dalam kamus bahasa Inggris kata ini artinya adalah gubuk atau rumah kecil. Sebuah cottage (baca : kotej) juga dijadikan istilah untuk tempat beristirahat di sebuah lokasi wisata. Tergantung pengelola tempat pariwisata, cottage memiliki fasilitas khusus untuk refreshing.
7. Tenda : Tempat menginap jenis ini ukurannya paling kecil dari semua jenis penginapan yang ada. Meski yang fungsinya untuk acara hajatan lebih besar tapi kalau untuk kemping, ukurannya nggak sampai 10m persegi. Tenda memang untuk tempat menginap bagi mereka yang berpetualang ke pedalaman atau hutan yang dan sifatnya darurat. Tenda lebih portable alias mobile karena bisa dibongkar pasang secara cepat.
8. Hotel : Adalah salah satu pilihan untuk bermalam ketika liburan. Hotel jelas menawarkan fasilitas yang jauh lebih baik dibanding penginapan lain dan dengan begitu harganyapun berbeda alias mahal. Hotel juga ada kelasnya. Yang paling mewah adalah hotel bintang lima. Hotel juga banyak yang berdiri di daerah wisata, baik di pegunungan maupun pantai. Berapa harga sewa kamar sebuah hotel ? Itu tergantung kelasnya. Layanan yang maksimal juga mempengaruhi harga sewa.
9. Rumah : Ada yang tahu rumah ? Pastinya banyak ! Rumah adalah salah satu tempat menginap di hari libur juga. “Lho ! Kok di rumah ?” Benar ! Kalau saat liburan memang lagi nggak pergi kemana-mana kan tetap berlibur juga namanya, tapi diam di rumah. Kalau sudah malam, ya nginapnya di rumah.
10. Kamar : Ini juga bagian dari rumah dan berfungsi untuk bermalam ketika liburan. Jadi kalau memang harus tidar di kamar ya silahkan tapi kalau mau juga tidur di luar kamar, nggak masalah.
Baiklah ! Demikian beberapa jenis tempat menginap di saat berlibur. Beberapa jenis tempat bermalam yang telah disebutkan tadi ada yang gratis dan ada yang bayar. Mau pilih yang mana ? Oke deh ! Selamat beristirahat saat liburan ! Have a Nice Holiday !
 

Serba-Serbi Liburan Lainnya :

16 Jenis Bangunan Untuk Usaha Dari Yang Kecil Sampai Yang Besar

Bangunan dan tempat usaha ada bermacam-macam jenisnya, dari yang kecil sampai yang besar. Seperti juga rumah tinggal, tempat-tempat usaha seperti yang disebutkan di bawah ini juga termasuk properti. Ada yang dijual, ada yang disewakan dan juga ada yang dihuni sendiri. Peruntukannya juga berbeda-beda. Ada juga yang tadinya rumah biasa kemudian beralih fungsi menjadi ruang usaha atau aktifitas bisnis lain. Baiklah, berikut adalah beberapa contohnya :
1. Warung. Jenis bangunan ini berfungsi untuk berjualan bermacam-macam barang, dari makanan sampai peralatan rumah tangga. Bangunan untuk warung banyak yang menyatu dengan rumah tinggal. Jadi pemilik rumah menyediakan space ukuran tertentu khusus untuk warung. Warung juga ada yang berdiri sendiri, bangunannya mandiri.
2. Kios. Tempat usaha ini ruangannya biasanya kurang lebih sama dengan warung, namun banyak juga yang lebih kecil. Kios biasanya ada di pasar. Pihak pengelola pasar menyediakan sejumlah kios untuk disewakan kepada para pedagang yang ingin berjualan di sana.
3. Kontrakan. Tempat usaha ini khusus untuk disewakan oleh pemiliknya kepada seseorang atau satu keluarga. Kontrakan ada yang berbentuk petakan adapula yang seperti halnya sebuah rumah atau satu rumah dan fasilitasnya sama seperti rumah biasa. Cara pembayarannya ada yang bulanan ada pula yang bayarnya tiap tahun, tergantung nego awalnya.
4. Kos-kosan. Kalau dilihat dari ukurannya, kos-kosan ini biasanya lebih kecil dari kontrakan. Tempat menginap ini banyak yang disewa oleh para mahasiswa dan dan juga karyawan yang karena tidak butuh tempat yang besar, mereka memilih ngekost saja. Karena ruangannya kecil itulah, maka sewa ruangan kos-kosan relatif lebih murah dibanding rumah kontrakan. Bayarnya ada yang mingguan, bulanan dan tiap beberapa bulan. Lokasi kos-kosan juga tidak jauh dari pusat bisnis dan perkantoran.
5. Toko. Ini adalah tempat berjualan aneka macam barang termasuk makanan dan minuman. Secara spesifik misalnya : Toko Kue, Toko Roti, toko beras, Toko obat, toko perhiasan dan lain-lain. Bangunan toko ini ada yang menyatu dengan rumah adapula yang tersendiri.
6. Stand. Tempat berjualan ini khusus di arena pameran dan juga bazaar. Jadi stand ini keberadaannya sangat singkat, mengikuti lamanya pameran atau bazaar tersebut. Kalau pameran berlangsung selama satu minggu maka stand pun dibuka selama seminggu. Jika pameran berlangsung satu bulan, maka stand pun hanya buka selama sebulan. Bentuk ruangan stand memang fleksibel dan semi permanen, mudah dibongkar pasang, kenapa ? Karena jangka waktu dipakainya sangat singkat sesuai dengan eksebisi.
7. Pasar.Tempat usaha ini adalah induknya dari toko, kios dan gerai. Jadi di dalam sebuah bangunan pasar ada puluhan bahkan ratusan toko yang bisa disewakan dan juga dijual.
8. Ruko. Kata ini mulai dikenal di akhir tahun 80-an. Ruko adalah singkatan dari rumah toko. Jadi dalam satu blok bangunan biasanya di lantai bawah dipakai untuk toko, lalu di lantai atasnya ditempati untuk rumah tinggal. Toko untuk apa ? Untuk menjual apa saja termasuk makanan dan minuman. Belakangan ruko cuma hanya istilah saja karena fungsinya benar-benar untuk usaha baik lantai bawah maupun yang di lantai atasnya. Ruko dibangun ada yang dua lantai, ada yang tiga lantai sampai empat lantai. Ruko dibangun untuk disewakan.
9. Villa : Bangunan ini adalah tempat yang dimanfaatkan untuk beristirahat terutama saat hari libur. Settingan ruangannya bisa saja sama dengan rumah tapi ada fasilitas untuk rileks lain seperti kolam renang, jogging track dan arena bermain anak. Villa ada yang berkelas standar ada pula yang kelas mewah yang tentunya memiliki kelengkapan yang istimewa. Sebuah villa dibangunbiasanya ada di daerah yang jauh dari kota yang bising, misalnya di pegunungan dan ada pula yang di pesisir pantai. Yang pasti jauh dari perkotaan dan area bisnis. Villa dibangun pemiliknya ada yang khusus untuk keluarga saja tapi ada juga yang peruntukannya disewakan.
10. Gudang. Ini adalah bangunan untuk menaruh barang-barang baik dalam kondisi baru maupun barang bekas. Bentuk bangunan untuk gudang biasanya cuma satu lantai tapi ruangannya tinggi bisa setara dengan tiga lantai. Karena gudang fungsinya untuk menaruh barang, maka kalau barang yang ditaruh di dalamnya terdiri dari ribuan item tentu butuh setting ruangan yang disesuaikan dan bisa ke atas.
11. Pabrik.Jenis bangunan ini adalah tempat untuk membuat atau memproduksi barang, dari mulai yang kecil dan sederhana, produk teknologi tinggi sampai barang yang besar dan rumit. Lokasi pabrik harus di daerah yang khusus, jauh dari kota ataupun desa. Sering kita dengar ada istilah kawasan industri. Itulah sebuah daerah yang banyak berdiri pabrik-pabrik.
12. Gedung bertingkat. Dari namanya saja sudah jelas bahwa bangunan ini dibuat beberapa lantai. Mulai dua lantai hingga puluhan lantai, tergantung kebutuhannya. Peruntukan gedung bertingkat ada yang untuk perkantoran, hotel, mall atau pusat perbelanjaan, parkiran dan tempat usaha lain-lain.
13. Pencakar Langit. Dalam bahasa Inggris disebut dengan Sky Scrapper. Pencakar langit adalah gedung bertingkat juga. Bedanya kalau pencakar langit tingginya bisa ratusan meter dan terdiri dari puluhan lantai bahkan mencapai seratusan lantai. Di dalam gedung pencakar langit juga dimanfaatkan untuk perkantoran, supermarket, hotel, restoran dan tempat pertemuan lain. Karena spektakuler dan tingginya bangunan ini, maka properti raksasa ini bisa juga menjadi obyek pariwisata. Sebuah sensasi yang berbeda ketika bisa memandang ke bawah dari ketinggian.
14. Tower. Berasal dari bahasa Inggris yang artinya menara. Kalau mendengar kata tower atau menara maka akan terbayang sebuah bentuk bangunan yang ramping dan tinggi yang fungsinya untuk komunikasi. Namun istilah tower juga digunakan untuk nama sebuah bangunan tinggi dan ukurannya besar yang gunanya bermacam-macam alias multi fungsi, seperti untuk hotel, kantor dan restoran.
15. Convention Hall.Ini adalah bangunan untuk pertemuan. Di gedung besar ini juga sering digunakan untuk pameran, eksebisi dan juga bazar. Promosi sebuah produk barang dan jasa melalui sebuah pameran sering berlangsung di lokasi ini. Di convention hall juga kadang disewa untuk wedding party dan perayaan ulang tahun.
16. Aula.Bangunan ini biasanya berdekatan dengan gedung resmi. Ini adalah bangunan serba guna. Kurang lebih sama dengan convention Hall, fungsi aula utamanya adalah untuk kegiatan pertemuan namun kerap kali juga dipakai untuk kegiatan bazar aneka produk barang dan disewakan untuk acara resepsi pernikahan dan hajatan lain.
Demikianlah beberapa bentuk bangunan dan fungsinya terutama untuk tempat usaha. Nah dari daftar properti yang disebutkan di atas, Anda termasuk pemilik yang mana ? Atau berniat ingin beli ? Atau malah menjual ? Baiklah ! Selamat beraktifitas !
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :

 

Tempat Makan Yang Asik Menjual Jajanan yang Enak ?

Banyak sekali pilihan tempat-tempat penjual makanan baik untuk sarapan maupun hanya untuk sekedar cemilan. Dari yang menyediakan makanan biasa-biasa aja seperti di pinggir jalan, di lokasi khusus yang dibangun untuk tempat jajan hingga lokasi bersantap di hotel-hotel mewah berbintang. “Mau cari tempat makan yang enak di mana yah ? “Ntar mo makan siang di mana nih!””Bosen makan di situ melulu, cari suasana lain yuuk ” Okelah ! Silahkan pilih. Untuk lebih lengkapnya berikut beberapa jenis tempat makan dan jajan yang biasa dikunjungi dan sesuai dengan keperluan acaranya. Dari mulai yang kecil hingga yang besar. Dari yang sederhana sampai yang berkelas :
Warung : Tempat orang berjualan bermacam-macam kebutuhan termasuk makanan dan minuman. Tapi kalau ada sebuah warung lalu diikuti dengan kata nasi, maka bisa dipastikan itu adalah tempat khusus untuk makan dan sarapan saja termasuk minuman. Warung ini ada yang buka sampai malam bahkan 24 jam ada juga cuma sampai jam 10 malam.
Warteg : Ini adalah singkatan dari Warung Tegal yang lebih spesifik lagi dan memang tempat untuk makan-makan. Entah karena pada mulanya yang buka warung ini adalah orang Tegal, tapi kuliner yang dijualnya memang, masakan khas Indonesia termasuk soto. Rumah makan kecil yang untuk sarapan pagi dan siang bahkan ada yang sampai malam ini belakangan makin populer dengan singkatan Warteg.
Kedai :> Istilah ini sama juga dengan warung makan. Di kedai banyak juga menyediakan minuman seperti kopi dan teh.
Rumah makan. Tempat ini memang spesial untuk makan-makan dari yang ringan sampai sarapan lengkap. Misalnya rumah makan Padang, rumah makan Sunda, Rumah makan khas Aceh dan lain-lain. Pada umumnya ruangan untuk sebuah rumah makan yang juga disingkat RM, lebih besar dari warung makan dan warteg serta kedai. Beberapa jenis minuman pastinya juga tersedia di sana.
Kafe. Tempat ini adalah semacam restoran juga tapi setting ruangannya berbeda karena dibuat khusus untuk suasana yang santai dan pengelolanya menyediakan juga hiburan musik dan lagi dari musisi-musisi yang diundang di sana. Makanan dan minuman yang dijual tidak terlalu berat seperti di rumah makan. Meski begitu cukup bikin kenyang pengunjung. Fasilitas lainnya adalah jaringan WiFi Internet. Jadi kafe ini lebih cocok untuk tempat nongkrong, kongkow-kongkow. Dibuka sampai malam hari.
Toko. Sejak dahulu tempat ini adalah untuk berjualan aneka macam barang termasuk juga makanan dan minuman. Secara spesifik lagi jika ada sebuah toko dengan menyertakan kata seperti : Toko Kue dan Toko Roti, maka toko itu memang hanya menjual khusus makanan saja untuk dibeli, bukan tempat untuk bersantap seperti halnya rumah makan.
Pasar Swalayan. Di pasar ini calon pembeli yang datang bisa memilih sendiri barang yang akan dibeli lalu bayar di kasir. Adakah tempat jajan di pasar ini ? Seperti biasa karena sebuah pasar adalah tempat yang ramai pengunjung maka di sekitarnya akan bertumbuhanlah bisnis-bisnis lain termasuk para penjual aneka jajanan makanan dan kue-kue plus minuman.
Mini market. Bermacam-macam produk ada dijual di tempat ini. Segala macam makanan, minuman, kebutuhan rumah tangga misalnya sabun, pasta gigi, sabun cuci, pembersih, obat-obatan ringan dan lain-lain, ada tersedia. Di mini market seperti juga pasar swalayan, para calon pembeli yang berkunjung bisa memilih dan mengambil sendiri barang-barang yang dicari. Itulah yang disebut dengan istilah swalayan. Jadi mini market dan super market adalah istilah asing dari pasar swalayan. Setelah memilih, lalu barang-barang belanjaan dibawa pulang ? Eit ! Bayar dululah di kasir, he he he, seperti di pasar swalayan tadi. Terus ada tempat jajankah di mini market ? Akhir-akhir ini juga di area mini market, misalnya di parkiran, ada beberapa counter kecil penjual makanan dan minuman.
Super Market. Tempat belanja ini sama dengan mini market tapi ukuran ruangannya lebih besar beberapa kali lipat. Dengan begitu tentu saja barang-barang yan dijual lebih banyak dan bervariasi. Berbeda dengan mini market yang di sekitarnya hanya ada konter kecil penjual kuliner, di supermarket bahkan ada restoran kecil dan kafe. Itu salah satu perbedaan dengan minimarket.
Hypermart. Istilah asing ini adalah sama seperti super market. Hypermart ini muncul pertamakali setelah hadirnya salah satu jaringan supermarket terkenal dari luar negeri. Seperti biasa di mana ada keramaian seperti hypermart ini maka berjamuran pula bisnis-bisnis lain di sekitarnya seperti tempat makan-makan dan aneka jualan kuliner.
Pujasera. Ini singkatan dari pusat jajan serba ada. Yang namanya jajan tentu lebih bernuanasa makan-makan dan juga beli makanan, kue, roti, minuman dan kuliner lainnya.
Toserba. Singkatan dari toko serba ada. Toserba ini mirip dengan mini market dan super market. Barang-barang yang dijual dari berbagai macam jenis dan kebutuhan termasuk makanan dan minuman.
Waserba. Ini adalah kependekan dari Warung serba ada. Yang namanya warung tentu juga menjual makanan dan minuman. Deengan makin banyaknya mini market, belakangan istilah waserba sudah tidak populer lagi.
Food Court. Istilah ini kurang lebih sama dengan pujasera. Hanya istilah saja yang berbeda. Food court berasal dari bahasa Inggris yang artinya adalah arena tempat makan-makan. Ada banyak penjual yang berdagang aneka jenis kuliner dan juga minuman di food court ini.
Restoran. Hampir semua orang pasti tau kata ini. Sama dengan rumah makan. Lokasi tempat makan-makan ini ada yang di pinggir jalan dan menempati gedung sendiri adapula yang berada di dalam satu gedung, hotel dan mall misalnya.
Resto. Istilah ini adalah kependekan dari restoran. Karena pengaruh pergaulan, kata restoran disingkat menjadi resto.
Mall. Ini adalah sebuah tempat berupa gedung yang terdiri dari beberapa lantai untuk tempat berkumpulnya para pedagang dan pengusaha berbagai jenis produk termasuk yang jualan makanan. Mini market, supermarket, Restoran, kafe, food court dan toko-toko kecil makanan pun pasti ada di mall ini.
Hotel Ini lebih besar lagi, dalam arti bangunannya. Di dalam sebuah hotel disamping ada tempat menginap dan perkantoran, tentu ada juga tempat bersantap yang umumnya adalah restoran dan kafe.
Oke ! Itulah beberapa lokasi untuk makan-makan dan juga jajan yang biasa dikunjungi yang masing-masing menawarkan berbagai layanannya untuk menarik para pengunjung yang ingin makan. Ada yang buka 24 jam adapula yang hanya sampai sore dan buka hingga tengah malam lalu tutup.Beberapa tempat jajan dan makan yang mahal ada juga yang bilang : “Ah di situ mah, menang tempatnya doang, makanannya kurang enak !”. Sebaliknya makan-makan dan beli jajanan di tempat yang nggak terlalu mahal dan juga murah, bisa juga malah nikmat. Semua memang banyak penyebabnya. Kalau lagi lapar, makanan yang biasa-biasa aja pasti jadi enak. “Namanya juga lapar…” Tapi kalau perut memang sudah kenyang, biar disuguhin makanan yang mahal bahkan gratis, apa masih mau disantap juga ? “He he he…perut sudah begah gini ditraktir makanan mahal ?” “Gimana yah ?” “Makan nggak yah ?”
Oke deh ! Selamat beraktifitas dan bersantap !
 

Baca Yang Lainnya :

Model Fashion Tahun Ini Yang Haruskah Beda Dengan Busana Tahun Lalu ?

Tren busana akan terus berubah dan memang mau tidak mau harus berganti, baik pakaian wanita ataupun pria. Kalau nggak begitu nanti dibilang ketinggalan jaman, kurang keren karena nggak mengikuti mode jaman sekarang. Meski tidak semua orang seperti itu, tapi penampilan dengan gaya pakaian berbeda di satu sisi memang perlu, terutama untuk mereka-mereka yang profesinya mengharuskan tampil fresh di depan umum. Tahun ini yang lagi musim adalah model baju seperti yang dipakai oleh artis si A, misalnya. Sekarang-sekarang ini kalau mau cari model celana yang lagi ramai, style-nya seperti yang dikenakan oleh orang itu. Sementara itu untuk hijab dan busana muslimnya menjelang bulan puasa sampai Lebaran Idul Fitri tahun ini, corak warnanya misalnya, yang cerah-cerah termasuk juga setelannya. Begitulah dan memang yang namanya busana itu variasinya banyak hal yang bisa mempengaruhinya. Dan lagi produk fashion itu memang seperti karya seni karena untuk merancangnya dibutuhkan inspirasi tanpa batas. Ada pakaian baru yang rancangannya terinspirasi oleh model-model busana gaya lama, jaman dulu alias jadul, vintage. Warna-warna dan tampilan jaman sekarang juga ada yang karena warna trend jaman dulu lebih dianggap cocok untuk fashion jaman now, maka pakaian, baik pria, wanita dan anak-anak dibuat seperti itu. Itu berlaku untuk aneka jenis busana, baju, celana jeans, jilbab, baju muslim dan macam-macam perlengkapan pakaian untuk berbagai event dan acara, baik yang santai kasual maupun untuk acara-acara resmi. Untuk pakaian misalnya kalau sudah tiba masanya ramai busana berwarna belel atau soft, maka banyak orang akan membelinya. Sebaliknya jika sudah eranya baju-baju dan celana dengan corak warna yang ngejreng yang dulu dibilang kampungan dan norak, maka jadi tidak kampungan lagi dan konsumen akan banyak yang berlomba-lomba untuk tampil dengan warna ngejreng. Kalau lagi musimnya kaos belang-belang dan salur, pasti ramai di pasaran yang jual. Jika lagi musim kemeja kotak-kotak maka motif itulah yang paling laris dicari orang. Demikian juga dengan motif batik dan motif tradisional khas Indonesia lainnya.
Bagaimana dengan sepatu, tas, ikat pinggang, dompet dan produk fashion selain busana ? Tentu saja kurang lebih sama. Department store, distro, butik dan toko-toko yang menjual busana hingga kios-kios dan pedagang kaki lima, adalah beberapa contoh tempat menjualnya yang selalu siap dengan perkembangan yang terjadi. Pada tahun 80-an, corak busana yang musim adalah model celana panjang yang ketat dari pinggang ke paha sampai kaki. Sementara pakaiannya baik wanita maupun pria, misalnya kemeja, sedang musim gaya tangannya digulung beberapa lipatan. Saat itu sempat juga musim celana kolor yang cocoknya dipakai untuk di pantai. Panjangnya sampai lutut dengan motif kembang-kembang model Hawai yang akhirnya populer disebut dengan celana Hawai. Pada waktu itu busana muslimah, khususnya jilbab yang sekarang terkenal dengan istilah hijab belum terlalu ramai seperti tahun 2000-an.
Kemudian pada tahun 90-an, gaya berbusanapun berbeda lagi. Contoh yang paling khas adalah celana model ciut bray, banyak digandrungi cewek cowok. Apa itu celana panjang ciut bray ? Istilah itu adalah untuk menyebut celana panjang terutama yang dibuat dengan bahan serat jeans dengan ukuran ketat dari mulai pinggang, paha kemudian dari mulai lutut semakin ke bawah makin melonggar hingga sampai di betis dan kaki semakin longgar, bahkan ujung celana di bawah bisa seukuran panjang telapak kaki. Gaya celana seperti ciyut bray itu pernah digemari di era tahun 70-an. Untuk lebih yakin lagi, silahkan cek di Google/image. Lalu search dengan mengetikkan model celana panjang tahun 60-70-an untuk pria dan wanita.
Untuk busana selain celana, misalnya kaos, kemeja dan asesoris lain, memang agak berbeda. Tapi tentu saja menyesuaikan dengan celana ciut bray tadi yang akhirnya memang seperti kembali lagi ke gaya tampilan tahun 70-an. Sampai menjelang tahun 2000, gaya fashion dan busana tahun 70-an sempat disukai. Selain itu sempat juga ngetrend pakaian khas pria Jawa tradisional yang bermotif belang-belang dengan warna dominan cokelat tua dan muda. Di era tahun 90-an, untuk busana muslim khususnya muslimah yaitu hijab juga belum seramai tahun 2000-an. Setelah tren fashion dan busana ala tahun 70-an berakhir, di penghujung tahun 90-an dan memasuki tahun milenium 2000-an, corak style busana kembali bergeser dengan gaya yang lain lagi. Sempat ada tren celana dengan model baggy dan semi-baggy. Model celana baggy adalah dari mulai pinggang sampai paha, longgar lalu dari mulai ujung paha, lutut sampai ke betis hingga ke kaki mengecil. Itu yang disebut dengan celana baggy. Hijab pun sudah mulai banyak yang memakai. Pakaian muslimah dari mulai kerudung dengan berbagai model dan pasangannya sangat diminati. Setelan baju muslimahnya juga bervariasi. Ini juga mengalami peningkatan pesanan menjelang hari Raya Lebaran atau Idul Fitri. Dengan makin banyaknya wanita yang beralih memakai jilbab, butik-butik khusus pakaian muslim dan muslimah bermunculan menawarkan produk-produknya.
Apalagi yang bisa mempengaruhi fesyen ? Gaya busana yang digunakan para artis penyanyi dan bintang film yang sedang naik daun juga bisa merubah tren saat itu. Terutama jika filmnya booming atau boleh juga dikatakan masuk box office. Model busana dan macam-macam asesories yang dikenakan sang artis pemeran di film tersebut akan laku dijual di pasaran. Selain dari dunia artis film, demikian juga event besar olahraga, bisa ikut mempengaruhi gaya berpakaian, meski hanya terbatas di momen-momen tertentu saja, misalnya kalau sedang santai. Salah satu acara olahraga yang paling banyak penggemarnya yaitu sepakbola piala dunia misalnya. Kurang lebih selama satu bulan, penjualan model jersey atau kaos tim sepakbola yang dikenakan seluruh peserta turnamen amat laku. Coraknya biasanya berwarna meriah. Penjualan kaos yang paling laku biasanya untuk kaos dan setelan celana yang digunakan oleh tim juara dunia. Meski demikian jika ada jersey tim yang bukan juara dunia tapi rancangan dan model motif dan warnanya menarik, malah bisa laris manis. Dan nggak ketinggalan juga sepatu, kaos kaki yang dipakai serta sarung tangan dan topi.
Banyak lagi momen-momen yang bisa mempengaruhi gaya busana. Ada yang tren musimnya hanya sesaat dan tidak lama, seperti adanya event olahraga sepakbola tadi, adapula fashion yang lama musimnya bisa bertahun-tahun seperti model busana ala tahun 70-an dan gaya 80-an tadi yang punya ciri khas masing-masing. Namun harus diakui di jaman tahun 2000-an hingga akhir-akhir ini, dengan semakin banyaknya wanita muslimah yang beralih memakai hijab, maka ada perkembangan lain yang menarik untuk dunia fashion khususnya di Indonesia.
Berdandan dengan busana yang berbeda dan mengikuti tren yang lagi musim nggak ada masalah. Bersolek dengan pakaian gaya tahun lalu juga nggak problem. Kadang pakaian model lama kalau masih enak dipakai, walaupun sudah nggak model, malah ada yang bikin pede juga. Akhirnya semua kembali ke selera masing-masing.
 

Baca Yang Lainnya :

Lagu Nothing Gonna Change My Love For You

Tiada Sesuatupun Yang Merubah Cintaku Padamu. Begitu kira-kira kalau judul lagu di atas diartikan ke dalam bahasa Indonesia. Kesetiaan pada pasangan diungkapkan dengan berbagai cara, salah satunya lewat musik dan lagu. Penggemar musik generasi 80-an pasti tidak asing lagi dengan judul lagu di atas. Lagu ini dinyanyikan oleh George Benson, seorang penyanyi sekaligus gitaris jazz terkenal Amerika. Dia merekam lagu ini pada tahun 1984 yang kemudian dirilis di tahun 1985. Hiburan lagu yang romantis dengan sentuhan musik dari seorang musisi yang beraliran jazz. Di Indonesia, lagu ini juga cukup populer. Syairnya dibuat oleh komposer Michael Masser dan Gerry Goffin dan pernah dirilis dalam beberapa versi.

Dari masa ke masa, berbagai tema termasuk tema cinta terus berkumandang melalui lagu-lagu. Namanya juga hiburan dan ada juga yang berekspresi. Karya seni termasuk musik dan lagu yang diciptakan selain untuk sekedar hiburan sejenak bisa juga untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu.

Video Musik : youtube.com. Referensi Singkat Artis : wikipedia.org. Artikel : Plm12.com

Pada jaman tahun 80-an hingga awal 90, musik-musik beraliran keras yang disebut hard rock dan heavy metal mewabah di kalangan anak muda. Band-band asal Inggris dan Amerika termasuk group asal Indonesia dengan gayanya masing-masing membawakan musik dan lagu yang cirinya antara lain tempo cepat dan sound yang keras. Genre musik lainpun banyak yang terpengaruh dengan heavy metal itu, misalnya dalam hal permainan gitar. Meski demikian, aliran-aliran musik yang sudah ada seperti pop, jazz termasuk dangdut yang khas dari Indonesia tetap memiliki penggemarnya yang setia.
 

Video Lagu Lain :

Bangun Rumah, Beli Baru atau Cari Rumah Lama ?

Kalau ingin membeli rumah baru di mana saja itu lokasinya, tidak perlu memikirkan banyak tentang hal-hal teknis dibandingkan dengan membangun rumah. Banyak pilihan dari pengembang properti perumahan baik yang terkenal ataupun yang tidak, yang menawarkan berbagai fasilitas tempat tinggal untuk dihuni. Dari mulai kelas RSS sampai tipe Real Estate. Hunian dengan fasilitas pra sarana dari cluster-cluster dan perumahan dari berbagai kelas bisa dipilih. Standarnya tentu saja mengikuti tren properti kekinian, konsep masa depan.
Tinggal survey lokasi, mungkin bersama keluarga, cek rumah beberapa type dengan segala fasilitas yang ditawarkan termasuk lingkungannya bagaimana. Bila yakin cocok, langsung deal.
Beda halnya untuk membangun rumah baru. Pastinya juga harus mengikuti perkembangan jaman, konsep modern, gaya futuristik dan juga ada yang minimalis dan istilah dalam dunia properti lainnya. Banyak yang berpendapat kalau membangun rumah baru lebih puas dan sesuai keinginan si pemiliknya ketimbang membeli rumah lama. Rumah baru ketika pembangunannya berlangsung, setiap bagian-bagian dan sudut-sudut ruangannya tentu saja diketahui secara pasti dan bisa dikontrol. Dari mulai kamar mandi, toilet dan septic tank nya, ruang tamu, dapur dan kamar tidur termasuk garasi sampai atap rumah. Dengan catatan, yang punya rumah harus rajin mengawasi tukangnya. Kekhawatiran akan rapuhnya bahan-bahan bangunan, nyaris tidak ada. Tapi untuk membangun rumah baru biasanya waktunya lebih lama dibanding membeli rumah yang sudah jadi. Begitulah, namanya juga rumah baru, tentu menggunakan material bahan bangunan baru.
Lalu bagaimana dengan yang ingin membeli rumah lama ? Rumah yang pernah ataupun sedang ditempati oleh orang lain ? Ada yang bilang bahwa rumah lama itu sudah ketinggalan jaman modelnya, banyak yang nggak pas dengan selera pembelinya, jika dia berniat mau beli. Kalau membeli rumah yang sudah lama yang sudah pernah ditinggali terutama yang sudah belasan tahun, sangat berresiko karena tidak tau tentang kondisi bagian-bagian rumah. Itu berlaku untuk rumah komplek perumahan maupun rumah di kawasan perkampungan. Maka wajar saja ada orang yang beli rumah lama, meskipun masih terlihat mulus, kemudian melakukan rombakan besar, renovasi banyak dari mulai bagian depan sampai belakang.
“Wah ! ujung-ujungnya bisa memakan biaya yang tidak murah nih !” Kalaupun masih ada juga orang yang senang dan berniat membeli rumah lama, boleh jadi karena dia senang apa adanya, mungkin lingkungan sekitarnya terasa nyaman, daerahnya juga tampak asri, bebas banjir, lokasinya di pinggir jalan, strategis dekat dengan fasilitas umum, sekolah, pasar, mall dan tempat umum lainnya. Atau juga berniat untuk menjadikan rumah itu untuk tempat usaha yang tidak butuh banyak renovasi dan lain-lain penyebabnya. Barangkali juga rumah itu memang terkesan antik. Bentuknya yang unik, mungkin bergaya klasik tempo doeloe yang membuat orang suka. Atau …. beli rumah lama karena bekas ditempati oleh seorang artis terkenal ? “He he he … biar ikut ngetop juga deh !” Begitulah ! Namanya juga selera. Orangkan beda-beda Ada orang yang senang membangun atau membeli rumah baru di sebuah hunian yang futuristik, ada juga yang berniat membeli bangunan rumah gaya lama karena dia melihat ada keistimewaannya.
Yang jelas untuk mereka yang membeli rumah lama, apapun alasannya tentu harus dipikirkan juga untuk perbaikan-perbaikan. Namanya aja bangunan lama, pastinya ada material yang sudah tua, temboknya banyak retaklah, catnya sudah kusam, kayu kusen yang keropos dan lain-lain. Dan untuk yang senang membeli rumah lama karena alasan model kuno tapi antik dan keunikannya, dalam melakukan perbaikan, jangan sampai merubah bentuk aslinya. Kalau sampai banyak perubahan dan merubah bentuk aslinya yang unik untuk apa dibeli ? Tapi pastinya, baik mau membeli dan membangun rumah baru atau berniat membeli rumah lama, itu sama-sama harus punya dana cadangan, budget ekstra. Untuk apa ? Biasanya yang namanya membangun rumah ataupun renov rumah lama, ada aja yang kurang. Kalau tidak disikapi dengan bijak dan mengikuti hawa nafsu macam-macam, nambah itu, pasang ini, kurang di sana-sini, maka biaya untuk rumah akan jadi terus membengkak tak terkendali yang akhirnya tidak sesuai dengan rencana awal. Sama juga dengan beli rumah baru, meski relatif tidak terlalu besar biaya penambahannya. Persiapkan sebelumnya dengan cermat sebelum membeli tempat tinggal. Teliti Sebelum Membeli. Rencanakan dengan pasti dan tertulis agar tidak lupa mau punya rumah model apa dan bagaimana bentuknya.
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :

 

Video Lagu Rumah Kita

“Rumahku adalah Istanaku” Begitulah salah satu pepatah terkenal. Memang betul ! Kalau suasana rumah selalu nyaman, asik, lingkungannya juga bersih dan resik, akan membuat pemilik sekaligus penghuninya betah tinggal, meskipun bukan rumah megah nan mewah. Gambaran suasana rumah yang nyaman seperti itu dilukiskan juga melalui sebuah lagu yang berjudul “Rumah Kita”. Anda yang ngefans sama musik rock terutama group God Bless pasti kenal lagu tersebut. Lagu Rumah Kita termasuk dalam album Semut Hitam yang dirilis tahun 1988. Lagu ini temponya tidak sekencang musik-musik God Bless lain. Temponya slow dan lembut. Ada beberapa lagu slow juga di album itu. Oke ! Selamat menyimak …

Group musik aliran rock, God Bless adalah salah satu legenda musik Indonesia. Di tengah ramainya musik-musik alternatif selain musik rock, misalnya : Disko, dangdut, jazz dan pop serta juga musik-musik impor dari luar negeri, God Bless tetap eksis berkibar dengan musik dan lagu-lagu kreasinya yang khas. Personil God Bless adalah : Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (Gitaris), Eet Syahrani, Donny Fatah (bass), (Alm) Jocky Suryoprayogo (Keyboard) dan Tedi (drum). Gitaris Eet Syahrani sempat menggantikan Ian Antono.

Kumpulan Lagu-lagu tahun 80-an ada di sini
 

Video Lagu Lain :

Mau Beli Rumah Tinggal Di Mana ?

Tanah dan rumah di Jakarta dan kota-kota besar Indonesia lainnya setiap tahun harganya pasti naik bahkan cenderung kemahalan. Begitu juga dengan properti jenis lain misalnya ruko, apartemen, gudang, pabrik dan lahan perkebunan yang luas.
Yang namanya cari rumah tempat tinggal itu gampang-gampang susah. Kalau nggak hati-hati dan cermat bisa jadi bikin bingung pembeli yang malah akhirnya nggak jadi kebeli, uangnya sudah terlanjur berkurang untuk biaya ongkos ini itu dan macam-macam yang tak terduga.
“Cari rumah murah susah, kalo rumah yang mahal banyak”. Itu salah satu pendapat. Jadi lagi-lagi punya uang banyak akan lebih mudah memilih alias banyak pilihan.
Memang, jaman sekarang, karena kondisi finansial yang pas-pasan, misal punya uang hanya 100 juta, banyak orang yang membangun rumah tinggal dengan ala kadarnya. Misalnya sewaktu sudah jadi dan akan dihuni, beberapa sisi temboknya masih belum diplester sehingga masih kelihatan batu batanya. Atau kalaupun dindingnya sudah diplester tapi belum diaci, masih kasar alias belum mulus. Sebagian plafond di bagian dalamnya juga belum ada. Dan bagian-bagian lain dari rumah yang belum lengkap. Itu berlaku untuk rumah yang bukan komplek. Maklumlah keterbatasan budget. “Yang penting nggak kehujanan dan kepanasan dulu deh, Pak ! Nanti kalo ada uang, bisa nyicil untuk ngebagus bagusin lagi bagian-bagian yang belum selesai”. Dan yang lebih utama lagi adalah sudah punya surat-surat status kepemilikan rumah yang resmi dan lengkap, misalnya AJB dan Sertifikat Hak Milik. Sekali lagi ! : “Yang penting punya dulu, Pak, urusan rumah keren dan mulus, itumah nanti belakangan. Daripada nggak punya rumah dan terpaksa harus cari-cari kontrakan. Beda dengan rumah di perkampungan, kalau rumah di komplek, cluster dan hunian lainnya, sudah terencana dengan matang oleh pihak pengembang. Harga pun tentu saja berbeda dengan rumah kampung biasa.
Sehubungan dengan terus merangkak naiknya harga properti, biasanya kalau rumah seseorang yang ada di Jakarta dan kota besar lainnya laku dijual, nyari rumah lagi mengarah keluar kota Jakarta, misal di daerah Tangerang dan Bekasi bahkan Bogor, karena untuk orang-orang yang sudah tinggal puluhan tahun di Jakarta, membeli rumah tinggal di Jakarta lagi hampir mustahil dengan uang yang didapat dari hasil penjualan rumah tadi, kecuali yang masih senang tinggal di Jakarta, atau senang tinggal di apartemen. Kalau harus begitu mau nggak mau harus cari dana tambahan alias nombok.
Jakarta sepertinya bukan kawasan untuk perumahan lagi apalagi perkampungan seperti dulu. Jakarta untuk mereka-mereka yang mau membangun gedung dan mega proyek dan juga untuk pariwisata. Ada juga sih, yang masih senang di ibukota tersebut, tapi sudah benar-benar pinggiran, seperti di Lenteng Agung dan sekitarnya. Yang paling realistis untuk beli rumah tinggal harus di luar Jakarta, misalnya Bogor, Tangerang, Bekasi dan Depok. Jaraknya kejauhan ? Nggak juga, karena dengan dibangunnya infrastruktur perkotaan seperti jalan tol, Commuter, MRT, jalur kereta rel ganda hingga ke daerah Bogor dan Sukabumi, maka waktu tempuh menuju Jakarta bisa lebih cepat dibanding jaman dulu. Jadi sebetulnya selama masih di kawasan Jabodetabek, kini tidak ada yang namanya daerah terpencil apalagi terisolasi. Atau mungkin pembaca punya informasi tentang daerah terpencil dan terisolasi di Jabodetabek ? Tentu itu info menarik !
Baiklah ! Sekali lagi, harga properti setiap tahun naik terus termasuk di kota-kota besar lain di Indonesia. Salah satu yang menyebabkan mahalnya harga adalah ramainya daerah itu. Karena semakin ramai sebuah kota atau wilayah maka akan makin bisa menguntungkan pemilik bangunan karena daerah yang ramai bisa memanfaatkan propertinya untuk membuka usaha atau bisa juga disewakan. Demikian sekilas opini tentang properti. Selamat beraktifitas !
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :