Bahasa dan istilah gaul banyak sekali yang berasal dari bahasa resmi Indonesia. Tapi meski mencomot dari bahasa resmi, arti dan pemakaiannya jadi berbeda dan kontroversi. Ada juga kata-kata itu jadi perumpamaan. Oke langgsung saja, berikut diantaranya :
Aer : Kata aslinya sebetulnya adalah Air. Tapi di pergaulan, ada yang menyebutnya berbeda, bunyi katanya berubah jadi AER. Ini bisa menjadi sebuah kata untuk menyebut orang yang sifatnya gampang dikalahkan, tidak kuat alias lemah. Misalnya : “Yaah ..dia mah AER, kaga ada apa-apanya”
Asli : Ini adalah sebuah kata sifat untuk sebuah benda yang muncul pertama kali dan berkualitas. Tapi di pergaulan ada yang memakai kata ini untuk menegaskan tentang keterusterangan atau kejujuran. Misalnya : “Asli ! Saya belum pernah dengar lho, kabar terakhir tentang orang itu”
Bau Tanah : Pengertian kata istilah ini adalah perumpamaan untuk seseorang yang sudah tua. Sementara arti kata “BAU TANAH” sebenarnya dalam bahasa Indonesia adalah aroma dari tanah. Contoh pemakaian : “Itu orang udah BAU TANAH tapi kelakuannya masiiih aja nggak berubah dari dulu, begitu-begitu aja !”
Fiktor : Ini adalah sebuah singkatan jadi bukan nama orang. Kepanjangannya adalah fikiran kotor. Maknanya kurang lebih sama dengan otak ngeres atau pikiran ngeres. Kata fiktor artinya juga punya pikiran ngeatif (negative thinking).
Gorengan : Adalah salah satu cemilan khas masyarakat Indonesia yang 100% cara membuatnya adalah pasti digoreng. Gorengan umumnya terdiri dari pisang goreng, pisang molen, bakwan, bala-bala, tempe, tahu isi, singkong dan juga ubi. Semua cemilan gorengan pasti mengandung tepung terigu. Contoh pemakaian : “Teman-teman, kayaknya iseng nih pengen ngemil, beli gorengan dong, yuuk patungan !”
Jalan : Arti sebenarnya kata jalan adalah bergerak dengan kedua kaki baik maju ataupun mundur. Tapi kata jalan kalau untuk pergaulan bisa juga dipakai untuk pergi menggunakan kendaraan. Misalnya : “Det, besok jalan yuk ! Mumpung ada mobil” “Kemana ?” “Jalan aja kemana kek, suntuk nih ! …”
Kusut : Untuk kata istilah gaul, kata ini biasanya didahului dengan kata MUKA atau juga WAJAH. Misalnya : “Han ! WAJAHMU kok kelihatan KUSUT banget dah ? Lagi banyak masalah atau memang lagi kurang sehat ?” Jadi makna dari MUKA KUSUT adalah raut wajah yang tidak cerah, terlihat murung, sedih, lusuh, cemberut dan kesan wajah yang tidak enak dilihat lainnya. Sementara arti kata sebenarnya dala bahasa Indonesia untuk kusut adalah seperti kertas yang diremas-remas. Bisa juga untuk tali atau benang yang tersimpul semerawut tidak karuan, susah untuk menguraikannya.
Lecek : Mirip dengan kusut, kata ini juga kalau diawali dengan kata MUKA, itu dipakai untuk menyebut keadaan wajah yang tidak ceria, sedih bahkan tidak karuan. Misalnya : “Eh ! MUKALU LECEK amat sich ? Emangnya ada masalah apaan ?” Sementara arti kata LECEK di bahasa Indonesia sebenarnya adalah seperti kertas yang diremas-remas.
HIBURAN ! : Sebuah Video Lagu Dari God Bless Tentang Kata Istilah Gaul.
Muka Tembok : Arti kata gaul ini bukan berarti mukanya terbuat dari adukan pasir sama semen, tapi bermakna bahwa orang yang MUKA TEMBOK adalah orang yang tidak malu di depan orang banyak. Gayanya cuek dan masa bodoh, tidak terpengaruh oleh keadaan sekeliling.
NgeGAS : Istilah gaul ini sebutan untuk orang yang nada bicaranya seperti sedang membentak-bentak, seperti sedang marah. Ibarat sebuah kendaraan yang pedal gasnya disentak-sentak. Misalnya :”Aduuuuhh..kamu kalo ngomong jangan ngeGAS kek, kan nggak enak dengernya. Nyantai aja lah !”
Ngeres : Kata gaul ini biasa untuk menyebut pikiran seseorang yang buruk, negatif thinking bahkan ada juga untuk digunakan untuk menyebut otak seseorang yang pikirannya nggak jauh dari pornografi. Padahal untuk bahasa Indonesia, arti kata NGERES adalah keadaan permukaan yang kotor berdebu dan banyak pasir. Contoh : “Ish ! Kamu sih pikirannya sudah NGERES aja ! Makanya dengerin dulu dong, aku kan belum selesai ngomong”
Oke, pembaca, itulah beberapa contoh kata istilah gaul beserta artinya. Tentu saja akan ada kata-kata baru lagi yang muncul dan memang sudah menjadi fenomena sosial di Indonesia.
 

Dunia Istilah & Kata Gaul Lainnya :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.