Halo Pembaca

Dari jaman dulu hingga kekinian, nama untuk properti khususnya tempat tinggal akan terus berganti. Boleh jadi karena untuk keperluan promosi dari pihak pengembang, maka istilah untuk menyebut sebuah komplek perumahan jadi bervariasi. Ada yang namanya disesuaikan dengan banyaknya rumah yang dibangun, adapula tergantung dari mewah tidaknya hunian di lokasi tersebut. Konsep yang ditawarkan developer juga mempengaruhi nama. Tentunya dengan nama perumahan yang lebih menarik dan unik, orang terutama calon pembeli jadi penasaran, kaya apa sih tipe rumahnya atau apa saja sih fasilitasnya, di lokasi yang strategis nggak ? Nah, pembaca, berikut beberapa contoh nama dan istilah yang dipakai untuk menyebut sekumpulan rumah tinggal dari jaman ke jaman :
Perumahan. Ini istilah lama yang artinya kumpulan rumah tempat tinggal yang dibangun oleh pihak tertentu untuk masyarakat. Tentu saja untuk memiliki satu unit rumah harus dengan cara membeli. Pembelian dengan cara diangsur. Ada juga yang beli rumah di perumahan dengan cara over kredit yaitu membeli kepada pemilik lama tapi cicilan belum lunas. Contoh sederhana adalah Perumnas yaitu singkatan dari Perumahan Nasional.
Komplek. Ini kurang lebih sama dengan perumahan. Sebutan komplek ini istilah lama juga. Dulu dari pihak pemerintah seperti departemen dan instansi milik pemerintah, membangun rumah-rumah di sebuah kawasan untuk tempat tinggal para pegawainya, misalnya Komplek DPR, Bappenas, Komplek Departemen Keuangan, KOSTRAD, Polisi dan lain-lain. Komplek juga ada yang dibangun oleh pengembang swasta atau developer untuk dijual kepada masyarakat umum. Baik komplek atau perumahan, ukuran rumahnya tergantung tipe. Beda type tentu saja beda ukuran, fasilitas dan harga. Sebuah rumah di komplek ada juga yang dijadikan kontrakan oleh yang punya.
Real Estate. Ini adalah komplek perumahan juga. Lalu apa bedanya ? Real Estate adalah sebutan lama untuk komplek perumahan mewah. Dari luas tanah dan bangunan, tentu saja hunian di kawasan elit tersebut berbeda. Contohnya : Pondok Indah, Permata Hijau di Jakarta Selatan dan Pluit di Jakarta Utara. Berapa harga sebuah rumah real estate ? Pastinya lebih mahal dibanding rumah tinggal di komplek biasa. Nah untuk Anda yang punya budget melimpah, rumah real estate ini jadi pilihan.
Pemukiman. Kata istilah ini digunakan untuk menyebut lokasi rumah-rumah warga di daerah tertentu. Pemukiman bukan sebuah komplek atau perumahan. Karena bukan komplek, maka ukuran rumah di pemukiman bervariasi, tergantung ukuran luas tanah yang dimiliki oleh warga. Ada yang luas tanahnya 60 meter lalu dibangun habis tanpa sisa lahan tersebut. Ada juga yang membangun rumahnya bertingkat. Semua tergantung kesukaan pemilik. Rumah di sebuah pemukiman juga bisa diperjual belikan. Berapa harganya ? Yang pasti juta-an bahkan ada juga yang sampai milyaran. Dan tentu saja kalau mau beli harus nego dengan sang pemilik. Rumah di pemukiman biasa tidak ada yang dijual kredit, peminat serius harus bayar cash.
Rumah Kampung. Ini adalah tempat tinggal yang terletak di perkampungan biasa bukan di sebuah kawasan perumahan milik developer. Ukuran rumah kampung juga tidak seperti komplek. Luas bangunan dan luas tanahnya tergantung pemilik. Tidak ada konsep yang ditawarkan. Sama seperti rumah di pemukiman, untuk membeli sebuah rumah kampung harus dengan cara kontan alias cash. Cara lain untuk membelinya bisa juga dengan DP atau tanda jadi. Si penjual diberi sejumlah uang oleh calon pembeli, agar rumah itu tidak dijual ke orang lain. Meski begitu si pemilik rumah juga tidak mau lama-lama menunggu keputusan calon pembeli, jadi beli atau tidak. Kalau nggak jadi beli, bisa-bisa uang tanda jadinya malah hangus. Maka si calon pembeli harus cepat-cepat ambil keputusan.
Rumah Susun. Singkatannya adalah rusun. Ini adalah salah satu jenis perumahan juga. Tapi rusun ini berbentuk gedung bertingkat. Jadi sama saja komplek bertingkat. Salah satu alasan dibangunnya komplek rumah susun karena keterbatasan lahan. Alasan lainnya misalnya untuk menyediakan rumah tinggal yang lebih murah dan efisien bagi masyarakat yang butuh tempat tinggal. Sebuah rusun dibangun hingga puluhan lantai dengan aneka fasilitas yang juga tersedia. Beda dengan perumahan biasa, kalau tinggal di rumah susun, tetangga Anda selain berada di sebelah kiri kanan rumah, ada juga tetangga yang tepat di atas rumah. Selain itu ada juga rumah tetangga yang posisinya di bawah rumah. Kalau rumah Anda ada di lantai satu maka ada rumah tetangga di lantai dua, dan seterusnya.
Hunian Ini adalah istilah yang berkembang sebagai pengganti kata perumahan dan komplek. Kata hunian yang artinya rumah tinggal, dipakai hanya untuk iklan dan promosi. Misalnya hunian ekslusif, hunian mewah, hunian asri dan lain-lain. Jadi untuk percakapan biasa sehari-hari tidak ada yang mengucapkan kata hunian.
Cluster Kata ini adalah sekumpulan rumah tinggal. Sama seperti perumahan tapi areal cluster ini relatif lebih kecil. Kalau sebuah komplek bisa menempati daerah seluas puluhan bahkan ratusan hektar maka cluster hanya beberapa hektar saja. Cluster (baca : klaster) populer di tahun 2000-an. Cluster juga istilah yang digunakan untuk iklan dan promosi properti. Masing-masing cluster ada nama dan tipenya. Berapa harga rumah di sebuah cluster ? Ada yang 400 juta-an hingga 1 M, tergantung tipe dan ukurannya tentu. Cluster mewah tentu lebih mahal dibanding yang biasa.
Residence adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang artinya tempat tinggal. Residence dalam beberapa tahun terakhir digunakan juga untuk tambahan kata untuk nama sebuah perumahan.
Apartemen yaitu tempat tinggal yang dibangun tidak jauh dari lokasi bisnis. Dengan fasilitas pendukung yang sesuai dan disediakan untuk kaum urban agar mudah beraktifitas di kota-kota besar. Biasanya ukuran ruangannya tidak terlalu besar. Apartemen juga banyak yang disewakan. Harga sewa apartemen bisa dipengaruhi oleh lokasi. Semakin dekat dan mudah menjangkau kawasan bisnis tentu saja bisa lebih mahal harga sewanya.
Villa. Istilah ini pada awalnya adalah sebuah rumah khusus untuk beristirahat di saat liburan di kawasan pariwisata. Namun dalam perkembangannya kata istilah “Villa” banyak digunakan untuk nama komplek perumahan yang letaknya ada di dalam kota. Kebanyakan komplek yang bernama villa tersebut ada di pinggiran kota, kondisi alamnya masih asri, banyak pepohonan besar.
Banyak lagi perumahan yang memakai kata-kata yang menarik, seperti park, land, paradise, town house, super blok dan village. Kebanyakan memang menggunakan kata dari bahasa Inggris. Masing-masing perumahan serta komplek, apapun itu sebutannya pasti menawarkan kelebihan masing-masing. Misalnya rumah dengan konsep futuristik, hunian nan ekslusif, rumah gaya minimalis dan sebutan menarik lainnya. BTW, Anda sekarang ini tinggal di mana ? Komplek perumahan atau perkampungan biasa ? Baiklah ! Di manapun Anda saat ini bertempat tinggal, semoga situasi lingkungannya selalu nyaman.
 
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.