Tiga Kali Juara Secara Beruntun di Piala Champions Eropa

Jika ada klub yang berhasil memenangi gelar juara piala Champions Eropa, pastinya menjadi tanda puncak prestasi tim yang bersangkutan. Selain merebut juara, ada lagikah yang lebih dari itu ? Ada ! Yaitu kesebelasan yang sukses mempertahankan gelar juaranya di tahun berikutnya untuk kedua kalinya dan secara beruntun. Itu pertanda tim yang juga berhasil dan tentu lebih baik. Lalu, bagaimana dengan sebuah kesebelasan yang berhasil memenangi kejuaraan piala Champions sebanyak tiga kali secara berturut-turut ? Itu lebih istimewa lagi. Itulah yang disebut dengan hattrick. Apa yang dimaksud dengan hattrick ? Aslinya istilah kata ini adalah untuk sebuah pertandingan kriket, lalu dipakai di sepakbola untuk seorang pemain yang berhasil membobol gawang lawan sebanyak tiga kali dalam satu pertandingan. Belakangan kata hattrick tersebut digunakan juga untuk orang atau tim yang berhasil jadi juara tiga kali secara beruntun, selama tiga musim. Sebuah kesebelasan yang berhasil mencetak hattrick memang pantas disebut-sebut sebagai jawara. Artinya kesebelasan tersebut memang tampil oke, konsisten mempertahankan irama permainan dan performance dan selalu kompak di semua lini. Di pentas sepakbola Eropa Liga Champions dari sekian banyak klub yang pernah menjuarainya sejak event ini digulirkan ternyata baru ada tiga klub saja yang sudah pernah juara tiga kali secara beruntun. Tim mana saja mereka ? Asal Inggriskah ? Atau Italia ? Ini diantaranya yang sudah tercatat ! Dimulai dari :
1. Real Madrid. Di liga lokal negaranya yaitu Primera Spanyol, El-Real (julukan Real Madrid) juga disebut jawara. Kenapa ? Sehebat apa sih sepakbolanya Real Madrid ? Ini data statistiknya untuk Piala Champions Eropa : El Real adalah klub sepakbola yang paling rakus dalam melahap titel tertinggi persaingan antar klub top di UEFA. Real Madrid yang homebasenya ada di ibukota Spanyol ini total sudah 13 kali juara. Berapa kali hat trick yang telah dibuatnya ? Sudah dua kali !!… Yaitu pada tahun 1956, 1957, 1958 dan pada tahun 2016, 2017 dan 2018. Hattrick yang terakhir didapat ketika ditukangi oleh pelatih Zinedine Zidane asal Prancis yang nota bene adalah mantan pemain Madrid juga. Bisa dibilang sangat sulit bagi tim Eropa lain untuk menyamai prestasi Los Galacticos di UCL. Untuk menjadi juara sekali saja, kesebelasan lain sudah harus bekerja keras berlatih dan tampil stabil, apalagi harus mencetak tiga kali kemenangan beruntun alias hattrick. Meski segalanya bisa saja terjadi.
2. Ajax Amsterdam. Sepakbola negeri Kincir Angin alias Belanda sudah lama tidak mewakili klubnya di deretan para juara piala Champions. Yang terakhir mereka diwakili oleh klub Ajax Amsterdam yang berhasil jadi juara pada tahun 1995. Tapi masa jaya-jayanya tim dari ibukota Belanda itu berlangsung di tahun 70-an. Ajax sukses juara dan mencetak hattrick di tahun 1971, 1972 dan pada tahun 1973. Di masa itulah gaya sepakbola terkenal dan style menyerang dari Belanda yang dinamakan dengan Total Footbal sedikit banyak berpengaruh terhadap gaya permainan klub Ajax ketika bertanding di lapangan hijau.
3. Bayer Munchen. Klub papan atas Jerman yang sekaligus juga langganan juara Bundesliga Jerman ini paling konsisten di negeri Uber Alles. Untuk arena Piala Champions Eropa, Der Bavarians sudah pernah memenangi kejuaraan sebanyak lima kali. Dari lima gelar itu diantaranya mereka juga pernah mencetak hattrick juara pada tahun 1974, 1975 dan 1976. Seperti juga Belanda, di masa itu sepakbola Jerman memang sedang berada di topnya. Fi tahun 1974 timnas Jerman Barat juga menjuarai piala dunia FIFA.
Oke, dengan demikian, sepanjang sejarah dari yang pertama kali, baru ada tiga klub yang pernah membuat hattrik juara piala Champions Eropa. Inggris yang meskipun klub-klubnya paling banyak memenangi liga UCL tapi belum ada satupun yang pernah membuat hattrick. AC Milan yang sudah tujuh kali juara Champions belum pernah membuat hattrick.
Untuk menjadi kampiun di UEFA Champions League alias Liga Champions memang harus bersaing ketat dengan kontestan lain. Sepakbola memang semakin sengit persaingannya. Klub-klub lain terutama yang belum pernah meraih titel Champions pasti juga mau menjadi juar a. Lalu bagaimana caranya agar sebuah kesebelasan berhasil mencetak hattrick ? Yang pasti caranya tidak mudah karena butuh kerja keras dari sebuah tim dari mulai official sampai pemain hingga organisasi. Kalau semua yang terlibat, 100 persen kompak, tidak mustahil pencapaian itu akan terwujud.
 

Bola Yang Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *