16 Jenis Bangunan Untuk Usaha Dari Yang Kecil Sampai Yang Besar

Bangunan dan tempat usaha ada bermacam-macam jenisnya, dari yang kecil sampai yang besar. Seperti juga rumah tinggal, tempat-tempat usaha seperti yang disebutkan di bawah ini juga termasuk properti. Ada yang dijual, ada yang disewakan dan juga ada yang dihuni sendiri. Peruntukannya juga berbeda-beda. Ada juga yang tadinya rumah biasa kemudian beralih fungsi menjadi ruang usaha atau aktifitas bisnis lain. Baiklah, berikut adalah beberapa contohnya :
1. Warung. Jenis bangunan ini berfungsi untuk berjualan bermacam-macam barang, dari makanan sampai peralatan rumah tangga. Bangunan untuk warung banyak yang menyatu dengan rumah tinggal. Jadi pemilik rumah menyediakan space ukuran tertentu khusus untuk warung. Warung juga ada yang berdiri sendiri, bangunannya mandiri.
2. Kios. Tempat usaha ini ruangannya biasanya kurang lebih sama dengan warung, namun banyak juga yang lebih kecil. Kios biasanya ada di pasar. Pihak pengelola pasar menyediakan sejumlah kios untuk disewakan kepada para pedagang yang ingin berjualan di sana.
3. Kontrakan. Tempat usaha ini khusus untuk disewakan oleh pemiliknya kepada seseorang atau satu keluarga. Kontrakan ada yang berbentuk petakan adapula yang seperti halnya sebuah rumah atau satu rumah dan fasilitasnya sama seperti rumah biasa. Cara pembayarannya ada yang bulanan ada pula yang bayarnya tiap tahun, tergantung nego awalnya.
4. Kos-kosan. Kalau dilihat dari ukurannya, kos-kosan ini biasanya lebih kecil dari kontrakan. Tempat menginap ini banyak yang disewa oleh para mahasiswa dan dan juga karyawan yang karena tidak butuh tempat yang besar, mereka memilih ngekost saja. Karena ruangannya kecil itulah, maka sewa ruangan kos-kosan relatif lebih murah dibanding rumah kontrakan. Bayarnya ada yang mingguan, bulanan dan tiap beberapa bulan. Lokasi kos-kosan juga tidak jauh dari pusat bisnis dan perkantoran.
5. Toko. Ini adalah tempat berjualan aneka macam barang termasuk makanan dan minuman. Secara spesifik misalnya : Toko Kue, Toko Roti, toko beras, Toko obat, toko perhiasan dan lain-lain. Bangunan toko ini ada yang menyatu dengan rumah adapula yang tersendiri.
6. Stand. Tempat berjualan ini khusus di arena pameran dan juga bazaar. Jadi stand ini keberadaannya sangat singkat, mengikuti lamanya pameran atau bazaar tersebut. Kalau pameran berlangsung selama satu minggu maka stand pun dibuka selama seminggu. Jika pameran berlangsung satu bulan, maka stand pun hanya buka selama sebulan. Bentuk ruangan stand memang fleksibel dan semi permanen, mudah dibongkar pasang, kenapa ? Karena jangka waktu dipakainya sangat singkat sesuai dengan eksebisi.
7. Pasar.Tempat usaha ini adalah induknya dari toko, kios dan gerai. Jadi di dalam sebuah bangunan pasar ada puluhan bahkan ratusan toko yang bisa disewakan dan juga dijual.
8. Ruko. Kata ini mulai dikenal di akhir tahun 80-an. Ruko adalah singkatan dari rumah toko. Jadi dalam satu blok bangunan biasanya di lantai bawah dipakai untuk toko, lalu di lantai atasnya ditempati untuk rumah tinggal. Toko untuk apa ? Untuk menjual apa saja termasuk makanan dan minuman. Belakangan ruko cuma hanya istilah saja karena fungsinya benar-benar untuk usaha baik lantai bawah maupun yang di lantai atasnya. Ruko dibangun ada yang dua lantai, ada yang tiga lantai sampai empat lantai. Ruko dibangun untuk disewakan.
9. Villa : Bangunan ini adalah tempat yang dimanfaatkan untuk beristirahat terutama saat hari libur. Settingan ruangannya bisa saja sama dengan rumah tapi ada fasilitas untuk rileks lain seperti kolam renang, jogging track dan arena bermain anak. Villa ada yang berkelas standar ada pula yang kelas mewah yang tentunya memiliki kelengkapan yang istimewa. Sebuah villa dibangunbiasanya ada di daerah yang jauh dari kota yang bising, misalnya di pegunungan dan ada pula yang di pesisir pantai. Yang pasti jauh dari perkotaan dan area bisnis. Villa dibangun pemiliknya ada yang khusus untuk keluarga saja tapi ada juga yang peruntukannya disewakan.
10. Gudang. Ini adalah bangunan untuk menaruh barang-barang baik dalam kondisi baru maupun barang bekas. Bentuk bangunan untuk gudang biasanya cuma satu lantai tapi ruangannya tinggi bisa setara dengan tiga lantai. Karena gudang fungsinya untuk menaruh barang, maka kalau barang yang ditaruh di dalamnya terdiri dari ribuan item tentu butuh setting ruangan yang disesuaikan dan bisa ke atas.
11. Pabrik.Jenis bangunan ini adalah tempat untuk membuat atau memproduksi barang, dari mulai yang kecil dan sederhana, produk teknologi tinggi sampai barang yang besar dan rumit. Lokasi pabrik harus di daerah yang khusus, jauh dari kota ataupun desa. Sering kita dengar ada istilah kawasan industri. Itulah sebuah daerah yang banyak berdiri pabrik-pabrik.
12. Gedung bertingkat. Dari namanya saja sudah jelas bahwa bangunan ini dibuat beberapa lantai. Mulai dua lantai hingga puluhan lantai, tergantung kebutuhannya. Peruntukan gedung bertingkat ada yang untuk perkantoran, hotel, mall atau pusat perbelanjaan, parkiran dan tempat usaha lain-lain.
13. Pencakar Langit. Dalam bahasa Inggris disebut dengan Sky Scrapper. Pencakar langit adalah gedung bertingkat juga. Bedanya kalau pencakar langit tingginya bisa ratusan meter dan terdiri dari puluhan lantai bahkan mencapai seratusan lantai. Di dalam gedung pencakar langit juga dimanfaatkan untuk perkantoran, supermarket, hotel, restoran dan tempat pertemuan lain. Karena spektakuler dan tingginya bangunan ini, maka properti raksasa ini bisa juga menjadi obyek pariwisata. Sebuah sensasi yang berbeda ketika bisa memandang ke bawah dari ketinggian.
14. Tower. Berasal dari bahasa Inggris yang artinya menara. Kalau mendengar kata tower atau menara maka akan terbayang sebuah bentuk bangunan yang ramping dan tinggi yang fungsinya untuk komunikasi. Namun istilah tower juga digunakan untuk nama sebuah bangunan tinggi dan ukurannya besar yang gunanya bermacam-macam alias multi fungsi, seperti untuk hotel, kantor dan restoran.
15. Convention Hall.Ini adalah bangunan untuk pertemuan. Di gedung besar ini juga sering digunakan untuk pameran, eksebisi dan juga bazar. Promosi sebuah produk barang dan jasa melalui sebuah pameran sering berlangsung di lokasi ini. Di convention hall juga kadang disewa untuk wedding party dan perayaan ulang tahun.
16. Aula.Bangunan ini biasanya berdekatan dengan gedung resmi. Ini adalah bangunan serba guna. Kurang lebih sama dengan convention Hall, fungsi aula utamanya adalah untuk kegiatan pertemuan namun kerap kali juga dipakai untuk kegiatan bazar aneka produk barang dan disewakan untuk acara resepsi pernikahan dan hajatan lain.
Demikianlah beberapa bentuk bangunan dan fungsinya terutama untuk tempat usaha. Nah dari daftar properti yang disebutkan di atas, Anda termasuk pemilik yang mana ? Atau berniat ingin beli ? Atau malah menjual ? Baiklah ! Selamat beraktifitas !
 

Serba-Serbi Properti Lainnya :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *