Selain Cara Belajar Membalap Yang Benar, Apalagi Yang Bisa Didapat dari Lomba MotoGP ?

Diantara sport otomotif yang paling terkenal di dunia salah satunya adalah kejuaraan balap motor MotoGP, kependekan dari Motograndprix. Pertarungan adu cepat motor dengan resiko cedera yang fatal ini di setiap lombanya selalu saja ada momen dengan persaingan sengit terutama antar pembalap yang turun. Bahkan kadang-kadang beberapa peserta balap bisa terlibat perang urat saraf hingga perang dingin akibat perseteruan di lokasi trek. Memang wajar-wajar saja dalam kondisi mengejar untuk sampai di posisi terdepan dengan persaingan panas dan ketat, bisa saja pembalap yang aslinya kalem pun malah jadi emosi tak terkendali. Ditambah lagi jika perbedaan poin di klasemen sementara sangat tipis. Begitulah realita di sirkuit balap yang seperti film yang penuh dengan intrik. Tapi terlepas dari itu semua, lomba balap roda dua prototype tetaplah menarik perhatian terutama penggemar otomotif dan juga teknologinya. Selain teknik membalap dan dari segi ipteknya, ada beberapa hal positif yang bisa dijadikan pelajaran dari ajang resmi kebut-kebutan tersebut. Baik untuk peserta balap dan juga penonton. Ya ! Belajar kan nggak selalu harus dari sekolah aja kan ? Dari menonton hiburan balap motor juga bisa banyak yang diambil, baik menyaksikan langsung di sirkuit ataupun lewat siaran langsung di media TV dan Internet. Berikut diantaranya :
1. Kepentingan bersama harus menjadi nomer satu dengan taat pada peraturan yang telah dibuat dan disepakati semua pihak bersama-sama termasuk regulasi. Dari mulai sesi pembukaan acara sampai usainya lomba. Dari mulai pembalap papan atas yang juara dunia seperti Marc Marquez, Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo dan lainnya tidak dibeda-bedakan dengan pembalap yang berkualitas di bawah mereka. Semua harus menghormati aturan lomba di trek.
2. Sikap sportif dan harus berlapang dada atas kekalahan yang dialami. Kecewa memang. Tapi yaa harus belajar siap resiko kalah dan mengakui keunggulan lawan yang kenyataannya sudah berhasil finish lebih dulu dan memenangi adu balap. Ini masih ada hubungannya dengan pengendalian emosi yang telah disebut di atas. Kalau di luar kontrol kendali, emosi akan meledak-ledak, marah-marah, mencari kambing hitam dan yang nggak karuan lainnya. Jika pihak atau rider yang kalah merasa dirugikan oleh pesaing, maka komplainnya harus melalui jalur resmi untuk mengajukan banding ke panitia lomba. Kendalikan emosi ! Hati boleh panas tapi kepala harus tetap adem alias dingin.
3. Bertambahnya ilmu pengetahuan teknologi terutama teknik otomotif roda dua yang terus berkembang maju meskipun secara evolusi. Kalau penonton rajin memperhatikan secara detil angka-angka statistik dari catatan lap per lap yang dibuat oleh pembalap, baik satu putaran dan beberapa putaran, pasti ada perbedaan angka dibanding rekor tahun lalu. Speed motor yang semakin cepat dan bertambah cepat. Bahkan seringkali terjadi pemecahan rekor baru lap yang lebih cepat, ketika masih di sesi kualifikasi, bukan ketika sedang di race. Itu salah satu bukti teknologi yang terus berubah.
4. Memacu semangat untuk berkompetisi. Untuk industri kendaraan bermotor, arena lomba balap motor berguna untuk promosi dan juga untuk pengembangan teknologi. Untuk para peserta balap beserta timnya, istilahnya officialnya, juga bersaing dengan tim lain untuk menjadi yang lebih baik.
5. Menghasilkan devisa yang tidak sedikit bagi negara penyelenggara atau tuan rumah. Para ofisial, pembalap dan juga para penonton tidak semuanya warga negara di mana acara balapan berlangsung. Tidak sedikit yang merupakan warga luar negeri. Penonton yang datang dari luar negeri juga sambil menonton sekaligus juga menjadi wisatawan dan pastinya akan jalan-jalan di sana setidaknya untuk membeli souvenir dan merchandise. Dan untuk negara tuan rumah akan menjadi nilai plus tersendiri di mata dunia internasional karena acara lomba berjalan sukses dan aman tidak ada gangguan.
6. Sebagai sumber inspirasi bagi para pembalap lain yang bertarung di arena selain kelas MotoGP. Kalau dulu Valentino Rossi, Casey Stoner atau Marc Marquez, waktu pertama kali turun di kelas utama, mereka belajar dari para seniornya bahkan ketika sedang membalap, ngintip cara mengendalikan motor para rider yang sudah lebih dulu bertarung, maka demikian juga calon-calon pembalap Motogp lain. Harus diakui lomba MotoGP adalah salah satu balapan kendaraan roda dua terbaik di dunia yang diikuti oleh rider-rider profesional dan bertalenta. Tentu saja para pebalap-pebalap muda yang potensial dan berbakat ingin tampil juga di pentas MotoGP dan berprestasi seperti para pembalap kelas dunia.
7. Menjadi hiburan di akhir pekan. Banyak sekali program acara entertainmen entah itu di tv dan juga di media lain yaitu internet. Salah satu pilihannya yaitu acara balap motor MotoGP. Kurang lebih 3 jam para penikmat hiburan olahraga otomotif disuguhkan aksi-aksi para jawara motor balap di trek sirkuit. Para rider kelas dunia seperti layaknya artis-artis yang sedang berakting di lintasan balap. Bukan cuma itu, sering hadirnya seorang artis selebritis dan juga atlit olahraga top dunia menonton balapan di sirkuit juga menjadi salah satu pemandangan yang menarik bagi penonton lain.
8. Menjadi ajang promosi berbagai macam produk baik barang maupun jasa. Banyak perusahaan yang memasang banner iklan di berbagai lokasi di arena sekitar sirkuit termasuk di motor dan perlengkapan yang dipakai oleh pambalap. Ini yang jadi salah satu hal positif yang jadi pelajaran. Jika suasana lomba berlangsung seru dan aman kondusif, produsen pun tidak segan untuk memasang iklan di sana.
9. Sikap profesional. Setiap sirkuit di negara tuan rumah penyelenggara pasti berbeda dalam pelaksanaan standar operasionalnya. Pengaruh dari beberapa faktor sangat menentukan kualitas pelayanan di arena balap dan sekitarnya. Tapi meski begitu pihak tuan rumah pasti telah bekerja keras untuk bekerja sangat maksimal untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
10.Bertumbuhannya bisnis baru sebagai efek dari acara olahraga yang berkelas. Seperti yang disebutkan di nomor 8, bukan cuma pabrikan saja yang berpromosi tapi juga produk-produk lain yang memasang banner iklan di setiap pagelaran lomba balap Motogp, dari mulai sudut-sudut sirkuit, motor pembalap sampai perlengkapan untuk balap para rider.
Banyak lagi hal yang bagus yang bisa diambil dari acara balap Motogp, misalnya belajar bahasa asing. Seperti yang telah diketahui, bahasa Inggris masih menjadi bahasa komunikasi yang utama di setiap acara internasional, artinya pertemuan yang melibatkan banyak negara. Begitu juga di acara lomba Motogp. Dari mulai presenter jalannya lomba, komunikasi di tim dan interaksi antar pembalap. Peserta balap pasti terdiri dari berbagai bangsa yang berbeda bahasanya. Dan yang terpenting, khusus untuk pembalap, selalu dalam setiap sesi wawancara di konferensi pers seusai lomba, ketiga pemenang podium satu sampai tiga pasti harus menggunakan bahasa Inggris ketika bicara, setelah itu mereka menggunakan bahasa negaranya masing-masing. Nah untuk para pembalap muda belia yang berminat terjun di arena Motogp, jangan hanya berlatih skill untuk menggeber motor balap saja yang dipelajari dan dipraktekkan tapi persiapkan juga diri kalian dengan belajar dan berlatih bahasa Inggris. Siapa tau kan ? Bisa saja kalian berhasil jadi juara, setidaknya juara satu seri Motogp.

Baca : Info Juara-Juara MotoGP di 20 Tahun terakhir
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *